Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Hingga kini, pemanfaatan eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang masih belum memiliki kejelasan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mempertimbangkan arah penggunaan lahan tersebut, pasca penutupan aktivitas pembuangan sampah.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Basuni, menilai eks TPA Bukit Pinang paling memungkinkan diarahkan menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Menurutnya, opsi tersebut memiliki risiko paling kecil dibandingkan peruntukan lainnya.
“Kalau ditanya setelah itu bisa dimanfaatkan untuk apa, salah satu opsi yang paling memungkinkan adalah dijadikan ruang terbuka hijau,” ujar Basuni.
Ia menjelaskan, RTH memiliki bentuk dan fungsi yang beragam, mulai dari kawasan yang sekadar ditanami vegetasi, hutan kota, hingga taman. Seluruhnya tetap masuk dalam kategori RTH sesuai ketentuan tata ruang.
“Kenapa RTH? Karena dari sisi risiko, itu yang paling kecil. Bekas timbulan sampah tentu tidak bisa langsung dimanfaatkan untuk banyak fungsi tanpa pertimbangan teknis yang matang,” kata dia.
Basuni menambahkan, apabila melalui kajian dan evaluasi teknis lahan tersebut dinyatakan memungkinkan untuk ditanami jenis tanaman tertentu, maka pengembangan RTH sangat mungkin dilakukan. Namun, ia menekankan, perlunya perlakuan teknis terlebih dahulu untuk menurunkan potensi risiko lingkungan.
“Misalnya kalau dijadikan hutan kota, pola penanamannya harus disesuaikan dengan kondisi lahan yang sudah mendapat perlakuan khusus. Dengan begitu, risikonya bisa ditekan seminimal mungkin,” terangnya.
Pembahasan yang mengarah ke sana belum melibatkan dirinya, lantaran penanganan TPA bukan kewenangannya. Kendati demikian, ia menyebut, dalam beberapa kesempatan telah mendengar bahwa arah kebijakan ke depan memang mengarah pada pemanfaatan sebagai RTH.
Baca Juga
“Secara pribadi saya belum pernah terlibat langsung, tapi dari beberapa wawancara dan pembahasan, memang pernah disebutkan bahwa potensi eks TPA Bukit Pinang akan dijadikan RTH untuk menambah luasan ruang terbuka hijau di Samarinda,” tutupnya.
Sebagai informasi, saat ini eks TPA Bukit Pinang masih tahap revitalisasi. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari