Bupati PPU Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Eselon II

Bupati PPU Mudyat Noor melantik 21 pejabat eselon II. Dalam pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab PPU turut mengalami rotasi.
Devi Nila Sari
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU. Prosesi tersebut berlangsung di Kantor Bupati PPU, Jumat (13/3/2026).

Dalam arahannya, Mudyat Noor menegaskan, jabatan pimpinan tinggi bukan sekadar posisi struktural dalam birokrasi. Ia menilai, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen, integritas, serta orientasi pelayanan kepada masyarakat.

“Kepercayaan yang diberikan kepada saudara-saudara merupakan mandat dari negara dan masyarakat. Karena itu, harus dijalankan dengan penuh dedikasi serta tanggung jawab,” tutur Mudyat.

Ia juga mengingatkan, pejabat pimpinan tinggi diharapkan mampu menunjukkan kepemimpinan yang visioner dan inovatif. Sekaligus mampu menggerakkan organisasi yang dipimpinnya secara efektif.

- Advertisement -
Ad image

Menurutnya, penguatan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan daerah.

Selain itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami secara mendalam tugas serta fungsi jabatan masing-masing.

“Bangun sinergi, baik di internal organisasi maupun dengan berbagai pemangku kepentingan, agar program pembangunan dapat berjalan optimal,” katanya.

Ia juga mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan melalui berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Rotasi Jabatan di Pemkab PPU

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab PPU turut mengalami rotasi. Diantaranya Hadi Saputro yang sebelumnya menjabat kepala bapenda kini dipercaya sebagai asisten perekonomian dan pembangunan sekretariat daerah.

Kemudian Chairur Rozikin yang sebelumnya memimpin DP3AP2KB kini menjabat asisten administrasi umum sekretariat daerah. Sementara Marjani, yang sebelumnya kepala disnakertrans kini mengemban tugas sebagai kepala dinas komunikasi dan informatika.

Pengisian jabatan juga dilakukan pada posisi staf ahli bupati, yakni Sodikin sebagai staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, Margono sebagai staf ahli bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan, serta Alimuddin sebagai staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik.

Sementara itu, Tur Wahyu yang sebelumnya berada di bapelitbang sekarang mengisi kepala bapenda.  Lalu, Ainie yang sebelumnya menjabat Asisten III Pemkab PPU, sekarang menjabat sebagai Kepala Dinsos PPU.

Khairudin yang sebelumnua menjabat Diskominfo PPU, sekarang menjabat kepala BKPSDM. Adriany Amsyar yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli sekarang sebagai kepala disnakertrans.

Selanjutnya, Agus Dahlan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kesbangpol menjadi Kepala Dishub PPU. Andy Singkerru yang sebelumnya menjabat sebagai kepala disdikpora, sekarang berotasi menjadi kepala kesbangpol.

Safwana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DLH, sekarang menjabat sebagai Kepala Disbudpar. M Sukadi Kuncoro yang sebelumnya menjabat sebagai kepala pelaksana BPB, sekarang berubah menjadi Kepala DLH PPU.

Sedangkan sekarang Kepala BPBD PPU menjadi Nurlaila, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala DPMPTSP. Amrullah yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli dirotasi sebagai kepala DPMPTSP.

Yusuf Basra yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas perpustakaan dan kearsipan sekarang menjadi kepala DKUKMPerindagkop. Lalu, Fatmawati yang sebelumnya merupakan staf ahli sekarang menjadi kepala dinas perpustakaan dan arsip.

Rozihan Aswad yang sebelumnya menjabat dinas perikanan bertukar posisi dengan Andi Traso yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas pertanian. Sedangkan terakhir Jansje Grace Makisurat yang merupakan kepala dinkes berotasi menjadi DP3AP2KB.

Dari rotasi tersebut terdapat 4 dinas yang masih kosong, yaitu Dinkes, Disdikpora, PUPR, dan Bapelitbang. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana