Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Seorang sopir dump truck dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat listrik saat membongkar muatan tanah uruk di Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Peristiwa tersebut kini ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PPU.
Kasatreskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya telah melakukan langkah awal penyelidikan.
“Benar, kami menerima laporan itu dan saat ini sudah dilakukan langkah-langkah tindak lanjut oleh unit kami,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, korban merupakan sopir dump truck yang mengangkut tanah uruk untuk kebutuhan proyek di wilayah Sungai Parit. Saat proses pembongkaran muatan, korban berada di luar kendaraan.
“Ketika dump truck sedang mengangkat bak untuk menurunkan tanah, bagian bak menyentuh kabel listrik yang berada di atas. Saat korban memegang bagian kendaraan, korban tersengat listrik dan meninggal dunia di tempat,” jelasnya.
Baca Juga
Dian menegaskan korban tidak berada di dalam kabin kendaraan saat kejadian, melainkan di luar, ketika memegang bagian dump truck.
Terkait tindak lanjut, Satreskrim Polres PPU akan memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk pengawas proyek dan pihak lain yang relevan.
“Pastinya kami akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang ada kaitannya. Apakah ini murni kecelakaan kerja atau ada unsur kelalaian, itu masih kami dalami,” tegasnya.
Baca Juga
Ia juga tidak menutup kemungkinan pemeriksaan terhadap pihak lain, termasuk instansi atau perusahaan yang berkaitan dengan jaringan listrik di lokasi kejadian.
“Semuanya masih dalam proses penyelidikan. Kita tunggu hasil pemeriksaan,” pungkas Dian. (*)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id