Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Kasus keracunan massal yang menimpa 27 siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Waru hingga kini belum diketahui penyebab pastinya. Dugaan sementara mengarah pada menu puding yang dibagikan pada Rabu (11/02/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Akurasi.id, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa telah diamankan dan direncanakan menjalani uji laboratorium untuk mengidentifikasi sumber keracunan.
Di sisi lain, diketahui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nur Lampu Waru yang memproduksi makanan tersebut belum mengantongi Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) yang seharusnya diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PPU).
Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jansje Grace Makisurat, telah dilakukan selama beberapa hari terakhir.
Pasca kejadian, Grace sempat terlihat mengunjungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Waru bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga PPU, Andi Singkerru. Namun, saat itu ia belum memberikan pernyataan terkait insiden tersebut.
Baca Juga
Pada Kamis (12/02/2026), tim Akurasi.id kembali mendatangi Kantor Dinas Kesehatan PPU. Pegawai setempat menyampaikan bahwa Grace sedang mengikuti rapat internal membahas kasus keracunan sehingga belum dapat ditemui.
Sehari berselang, Jumat (13/02/2026) sekitar pukul 10.00 Wita, Grace terlihat menghadiri peresmian SPPG Polres PPU bersama Kapolres PPU Andreas Alek Danantara dan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin. Namun, saat hendak dimintai keterangan, Grace meninggalkan lokasi melalui jalur berbeda dari awak media.
Pada hari yang sama sekitar pukul 12.16 Wita, tim Akurasi.id mencoba mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait perkembangan hasil uji laboratorium. Grace hanya memberikan jawaban singkat.
Baca Juga
“Belum ada,” tulisnya singkat.
Saat diminta kesediaannya untuk diwawancarai melalui sambungan telepon atau pertemuan langsung, ia menolak dengan alasan kondisi kesehatan.
“Saya nggak enak badan, baru bangun tidur juga, lain kali,” tulisnya kembali.
Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada sore hari sekitar pukul 16.34 Wita saat Grace menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Administrasi, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemkab PPU.
Saat ditemui di depan ruang acara, tim Akurasi.id mencoba melakukan doorstop dengan menanyakan perkembangan kasus keracunan di Waru. Namun, Grace kembali menyampaikan alasan kondisi kesehatan dan tetap melanjutkan langkahnya meninggalkan awak media.
“Nggak enak badan saya ini nah,” ucapnya singkat.
Baca Juga
Konfirmasi dari Dinas Kesehatan dinilai penting mengingat instansi tersebut memiliki kewenangan dalam pengawasan kelayakan higienis dan sanitasi makanan. Selain itu, Dinkes juga diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab keracunan serta langkah mitigasi yang perlu dilakukan oleh pihak terkait guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id