Arus Mudik Sungai Mahakam Mulai Ramai, 929 Penumpang Berangkat dalam Sepekan

Arus mudik melalui jalur Sungai Mahakam mulai mengalami peningkatan. Dalam sepekan terakhir, sebanyak 929 penumpang diberangkatkan dari Dermaga Mahakam Ulu Samarinda menuju wilayah hulu, disertai ratusan ton logistik dan kendaraan roda dua.
Fajri
By
3k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Aktivitas pelayaran di Dermaga Mahakam Ulu Samarinda dalam sepekan terakhir meningkat signifikan. Ratusan penumpang dan ratusan ton logistik diberangkatkan melalui jalur Sungai Mahakam menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Kepala Dermaga Mahakam Ulu Samarinda, Fadlin, mengungkapkan berdasarkan rekapitulasi sepekan terakhir, sebanyak 929 penumpang telah diberangkatkan. Jumlah tersebut terdiri dari 836 orang dewasa dan 93 anak-anak.

“Selain itu, angkutan logistik yang didistribusikan mencapai 268 ton barang dan kebutuhan pokok,” ujarnya di Samarinda, Selasa (17/3/2026).

Tak hanya penumpang dan logistik, kapal juga mengangkut 179 unit sepeda motor dalam periode yang sama.

- Advertisement -
Ad image

Fadlin menyebut puncak pelayaran terjadi pada 14 Maret, saat dua kapal diberangkatkan dengan total muatan 231 penumpang, 90 ton barang, dan 39 unit sepeda motor.

Sementara pada keberangkatan Selasa (17/3), dua kapal mengangkut 133 penumpang, 16 ton logistik, serta 19 unit kendaraan roda dua.

Untuk menjaga keselamatan pelayaran, pihak dermaga melakukan pengawasan ketat guna mencegah kelebihan muatan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, termasuk kapal karam.

Fadlin menegaskan kapal dengan kapasitas maksimal 150 ton dilarang mengangkut muatan melebihi batas tersebut.

Saat ini, terdapat 23 armada kapal yang disiagakan di Dermaga Mahakam Ulu, dengan kapasitas maksimal hingga GT 141 atau sekitar 150 ton muatan.

Selain itu, pihak dermaga memastikan ketersediaan jaket keselamatan mencapai 125 persen dari jumlah penumpang.

Setiap kapal juga diwajibkan melalui pengecekan kondisi mesin sebelum lepas sandar guna memastikan kelayakan operasional.

“Untuk menjaga kelancaran rute angkutan air ini, kami senantiasa berkoordinasi dengan pengelola dermaga di wilayah hulu,” jelasnya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana