Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah mempersiapkan penerapan sistem parkir berlangganan bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Skema ini menawarkan tarif tetap tahunan, yakni Rp400.000 untuk roda dua dan Rp1.000.000 untuk roda empat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengatakan besaran tarif tersebut telah sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Samarinda Nomor 24 Tahun 2024 tentang Penetapan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, serta Peraturan Daerah (Perda) Kota Samarinda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
“Kalau dihitung per hari, tarif roda dua hanya sekitar Rp1.000, sedangkan roda empat sekitar Rp2.700,” jelas Manalu.
Menurutnya, angka tersebut jauh lebih hemat dibanding pembayaran parkir harian di berbagai titik. Dengan parkir berlangganan, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas parkir berkali-kali di lokasi berbeda selama satu tahun.
Dishub kini tengah merampungkan persiapan teknis. Estimasi biaya pencetakan kartu atau stiker berlangganan berada di kisaran Rp10.000 per kartu. Sementara aplikasi digital untuk pengelolaan sistem parkir ditargetkan rampung tahun ini. Pengadaan kartu direncanakan pada 2026 setelah rapat dengar pendapat antara Wali Kota dan DPRD.
Baca Juga
“Secara konsep kami sudah siap. Kami menunggu arahan Pak Wali dan RDP dengan DPRD untuk penetapan waktunya,” ucap Manalu.
Ia menambahkan, uji coba awal sistem parkir berlangganan sebenarnya telah dilakukan pada 2024, meski belum diterapkan secara masif. Perluasan titik layanan akan menyesuaikan rekomendasi teknis dan daftar 38 lokasi yang telah diinventarisasi sebelumnya.
Selain persiapan teknis, Dishub juga menyesuaikan kebutuhan sumber daya manusia, termasuk pola penggajian juru parkir (jukir) yang akan masuk dalam perhitungan anggaran tahun 2026.
Baca Juga
“Seluruh komponen tarif, kartu, stiker, SDM hingga aplikasi sedang dimatangkan agar implementasinya berjalan efektif dan terukur,” jelasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id
