Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) jenjang magister (S2) yang sebelumnya dinyatakan batal menerima Beasiswa Gratispol akhirnya mendapat undangan resmi untuk mengikuti pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Pertemuan tersebut difasilitasi oleh pihak kampus ITK.
Undangan disampaikan melalui surat elektronik (email) dan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, pukul 08.30 hingga 10.30 Wita, bertempat di Gedung Kampus ITK, Balikpapan.
Agenda pertemuan akan membahas informasi pelaksanaan bantuan pendidikan Beasiswa Gratispol untuk jenjang magister (S2) kelas eksekutif, sekaligus menjadi ruang klarifikasi atas pembatalan status penerima beasiswa yang sebelumnya sempat diumumkan lolos.
Salah satu mahasiswa terdampak, Ade Rahayu Putri Jaya, membenarkan bahwa dirinya bersama enam mahasiswa lainnya telah menerima undangan tersebut.
“Iya, kami sudah mendapat undangan pertemuan dengan Pemprov Kaltim yang difasilitasi kampus. Saya baru menerima undangannya melalui email,” ujar Ade.
Baca Juga
Sebelumnya, tujuh mahasiswa program S2 ITK dinyatakan batal sebagai penerima Beasiswa Gratispol, meskipun telah diumumkan lolos pada tahap awal seleksi. Pembatalan tersebut sempat menuai keluhan karena dinilai tidak disertai penjelasan resmi yang jelas.
Sementara itu, pihak ITK menegaskan bahwa kampus hanya berperan sebagai fasilitator dalam penyelesaian persoalan tersebut. Humas ITK menyampaikan bahwa Program Beasiswa Gratispol sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“ITK berupaya memfasilitasi mahasiswa terdampak untuk melakukan pertemuan dan klarifikasi bersama pimpinan ITK serta pihak terkait. Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses ini selesai,” ujar Humas ITK melalui pesan WhatsApp. (*)
Baca Juga
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id