Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan penataan birokrasi melalui rotasi jabatan dan pelantikan pejabat struktural. Sebanyak 91 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, untuk mengisi jabatan Eselon II, III, dan IV.
Rudy Mas’ud menyampaikan, pelantikan tersebut meliputi tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) serta 84 pejabat administrator dan pengawas (Eselon III dan IV). Langkah ini menjadi bagian dari upaya awal memperkuat struktur organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih mengalami kekosongan jabatan.
“Kita baru saja melaksanakan pelantikan 91 ASN, terdiri dari tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama serta 84 pejabat Eselon III dan IV. Semoga pelantikan ini memberikan energi baru, meningkatkan semangat kerja, dan mampu menjawab tantangan masa kini maupun masa depan,” kata Rudy Mas’ud.
Ia mengakui, hingga saat ini masih terdapat sejumlah posisi Eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Kaltim yang belum terisi. Karena itu, pelantikan kali ini disebut sebagai tahap awal dari rangkaian penataan birokrasi yang akan berlanjut pada awal 2026.
“Pelantikan hari ini merupakan tahap awal. Insya Allah pada Januari mendatang akan ada pelantikan lanjutan untuk Eselon II, III, dan IV. Ini juga untuk menyiapkan struktur birokrasi, mengingat ada beberapa pejabat Eselon II yang akan memasuki masa pensiun antara Januari hingga Maret,” jelasnya.
Menurut Rudy, rotasi jabatan dilakukan sesuai mekanisme dan sistem kepegawaian yang berlaku, terutama untuk mengisi posisi-posisi strategis yang kosong. Target utama dari langkah ini adalah meningkatkan efektivitas dan kinerja birokrasi.
“Tentu ada target yang ingin dicapai. Rotasi dilakukan sesuai mekanisme sistem. Jika ke depan ada ASN yang tidak lagi memenuhi persyaratan jabatan, maka akan menjalani proses shelter, baik dari internal maupun eksternal, dan kemudian ditempatkan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia berharap, penataan birokrasi tersebut dapat mendorong kinerja pemerintahan yang lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
Baca Juga
“Harapan kami, birokrasi bisa bekerja lebih cepat, lebih adaptif, dan yang paling penting mampu menjawab tantangan saat ini maupun di masa depan,” tegas Rudy.
Sementara itu, untuk sejumlah jabatan yang hingga Januari mendatang masih belum terisi, Pemprov Kaltim akan menyelesaikannya melalui mekanisme uji kompetensi yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Adapun pejabat Eselon II yang dilantik pada kesempatan tersebut antara lain:
- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Yusliando
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Joko Istanto
- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Buyung Dodi Gunawan
- Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), Fahmi Himawan
- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Lisa Hastiana
- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Muhaimin
- Staf Ahli Bidang II Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Siti Farisyah Yana. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id
