Selama Ramadan, Paket MBG Bakal Diubah jadi Kudapan Bergizi

BGN melakukan penyesuaian terhadap menu MBG selama Ramadan. Paket makanan dialihkan menjadi paket kudapan bergizi dengan daya simpan lebih panjang.
Devi Nila Sari
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, SamarindaProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap dijalankan selama Ramadan. Agar distribusi tetap aman, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyesuaian.

Selama Ramadan, menu MBG tidak lagi disajikan dalam bentuk makanan matang segar, melainkan dialihkan menjadi paket kudapan bergizi dengan daya simpan lebih panjang. Penyesuaian tersebut diterapkan di 161 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini aktif di Provinsi Kalimantan Timur.

Pendamping Kepala Regional BGN Kalimantan Timur, Sirajul Amin, menjelaskan perubahan menu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan. Paket MBG Ramadan dirancang memiliki masa simpan aman sekitar 10 hingga 12 jam, sehingga dapat dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

“Pertimbangannya adalah keamanan dan kualitas makanan. Kami ingin memastikan paket tetap layak konsumsi hingga sore hari,” kata Sirajul.

Dalam satu paket MBG Ramadan, siswa menerima sejumlah asupan padat gizi yang telah disesuaikan dengan angka kecukupan gizi (AKG) harian anak sekolah. Komponen tersebut antara lain kurma, biskuit, telur, susu, serta buah segar.

Berbeda dengan hari biasa, pendistribusian paket dilakukan menjelang jam pulang sekolah pada hari efektif pembelajaran. Skema ini memungkinkan siswa membawa langsung paket ke rumah untuk dikonsumsi saat berbuka bersama keluarga.

Selain penyesuaian menu, BGN juga menerapkan sistem distribusi berbasis tas jinjing atau tote bag dengan dua warna berbeda. Tas tersebut digunakan secara bergantian dan wajib dikembalikan oleh siswa setiap kali mengambil paket baru.

“Mekanisme tukar tas ini selain untuk menjaga kebersihan, juga menjadi bagian dari pembiasaan disiplin bagi siswa,” ujarnya.

Operasional SPPG di Kaltim Mengacu pada Kalender Pendidikan

Selama Ramadan, operasional seluruh SPPG di Kaltim tetap mengacu pada kalender pendidikan serta jadwal libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah. Tidak ada layanan MBG pada hari libur resmi.

Dalam pedoman teknis pelaksanaan MBG Ramadan, BGN juga mengatur kemungkinan pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama di sekolah. Kegiatan tersebut bersifat anjuran dan idealnya dilakukan satu kali selama Ramadan.

“Waktu yang disarankan adalah pada pekan terakhir kegiatan belajar efektif sebelum libur Lebaran,” jelasnya.

Agar kegiatan berjalan lancar, SPPG diminta menyesuaikan jam kerja pegawai, terutama untuk persiapan dan distribusi paket buka puasa agar selesai sebelum waktu maghrib. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }