Serapan Gabah 2025 Capai 200 Persen, PPU Opimis Penuhi Target 2026

PPU optimis penuhi target serapan gabah pada 2026. Adapun yang menjadi acuan yaitu serapan gabah pada 2025, yang mencapai 200 persen.
Devi Nila Sari
1.1k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Realisasi serapan gabah di Penajam Paser Utara (PPU) pada 2025 mencatatkan hasil yang memuaskan. Dinas Pertanian PPU menyebutkan realisasi serapan gabah tahun lalu mencapai 13.788 ton. Angka tersebut melampaui target Bulog Wilayah Paser sebesar 6.484 ton, atau lebih dari 200 persen dari target yang ditetapkan.

“Capaian ini menjadi modal optimisme untuk memenuhi target serapan tahun 2026 sebesar 15.268 ton,” tutur Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan, pada rapat koordinasi penyerapan gabah kering.

Dengan kondisi ini, Pimpinan Bulog Wilayah PPU, Muhammad Mukhlis, memastikan kesiapan anggaran untuk penyerapan gabah tahun 2026. Sistem pembayaran elektronik juga telah disiapkan guna mempermudah transaksi dengan petani. Dukungan turut datang dari mitra Bulog, termasuk Perpadi, yang menyatakan kesiapan fasilitas pengolahan.

Bulog memprediksi puncak serapan gabah akan terjadi pada Maret, April, dan Mei 2026.

“Periode ini menjadi fokus antisipasi dalam pengelolaan stok guna menjaga kualitas gabah dan beras sesuai standar nasional,” paparnya.

Gunawan menjelaskan, luas baku sawah di Kabupaten PPU tercatat 7.508 hektare. Namun, realisasi tanam berdasarkan laporan luas tambah tanam rata-rata hanya sekitar 6.700 hektare, sehingga masih terdapat defisit sekitar 800 hektare.

“Kondisi ini terus kita dorong agar penanaman meningkat, sehingga target IP (Indeks Pertanaman) 250 pada 2026 dapat tercapai,” katanya.

Ia menambahkan, kunci pencapaian target IP adalah kepatuhan terhadap kalender tanam IP 300. Saat ini, petani dinilai semakin diuntungkan dengan keberadaan Bulog sebagai off-taker pangan. Serta penerapan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram.

Menurut Gunawan, kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab PPU dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, sejalan dengan komitmen pemerintah pusat yang telah disampaikan Presiden RI.

“Targetnya produksi meningkat, petani terlindungi, dan ketahanan pangan tetap terjaga. Tinggal konsistensi di lapangan yang menentukan,” tutupnya. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }