Kaltim.akurasi.id, Bontang – Kebakaran terjadi di kawasan Pujasera Guntung, RT 12, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah bangunan kosong yang merupakan panggung adat serta berdampak pada dua unit mobil yang berada di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, H. Amiluddin, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun, berdasarkan laporan awal yang diterima petugas, api diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
“Untuk penyebab pastinya masih belum diketahui. Kami mendapat laporan bahwa sebelumnya ada aktivitas membakar sampah yang kemudian menjalar hingga mengenai bangunan kosong, yaitu panggung adat di Pujasera Guntung,” ujarnya.
Amiluddin menjelaskan laporan pertama diterima dari seorang pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian pada pukul 16.30 WITA. Setelah menerima laporan tersebut, tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Kobaran api yang cukup besar sempat membuat warga sekitar panik. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari area kebakaran sebelum akhirnya petugas tiba dan melakukan pemadaman.
Salah seorang warga setempat, Riska Nur Hapsari, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar.
“Barusan terjadi, dan barusan juga pemadam dikerahkan,” ujarnya.
Ia menduga api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan anak-anak di sekitar lokasi.
“Dugaan sementara anak-anak bakar sampah, pak,” tambahnya.
Dalam peristiwa tersebut, api juga berdampak pada dua unit mobil yang berada di sekitar lokasi. Salah satu mobil dilaporkan masih dalam kondisi layak, sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Petugas Damkar Bontang berhasil memadamkan api sekitar pukul 17.30 WITA atau satu jam setelah laporan pertama diterima.
Lurah Guntung, Denny Febrian, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Saat kejadian, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk melakukan proses pemadaman.
“Ini masih proses pemadaman. Lokasinya di area pujasera. Untuk informasi selanjutnya akan kami kabari,” ujarnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait kerugian serta memastikan kondisi di lokasi kejadian telah aman. Belum ada informasi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (*)
Penulis: Andi M. Awaluddin
Editor: Redaksi Akurasi.id