Sehari Dua Kebakaran di PPU, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Dua kebakaran terjadi dalam satu hari di Penajam Paser Utara. Rumah warga di Sepaku dan Babulu terbakar, dengan dugaan sementara akibat korsleting listrik.
Fajri
By
2k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Dua peristiwa kebakaran terjadi dalam satu hari di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (2/4/2026). Insiden tersebut masing-masing terjadi di Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Babulu, dan diduga dipicu korsleting listrik.

Kebakaran pertama terjadi di rumah warga di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, pada pagi hari. Laporan diterima Pos Damkar Sepaku sekitar pukul 10.34 WITA.

Petugas langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 10.48 WITA setelah menempuh jarak sekitar 10 kilometer.

Koordinator Lapangan Damkar Sepaku, Bangun Sucita, mengatakan tim segera melakukan pemadaman begitu menerima laporan.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dipastikan aman, petugas kembali ke posko untuk siaga,” ujarnya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Sholikin, dengan luas bangunan sekitar 4×10 meter. Meski api sempat membesar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Dalam penanganan, tim Damkar Sepaku mengerahkan dua unit armada, yakni Kajama Water Supply berkapasitas 5.000 liter dan Brandweer 4.000 liter. Penanganan juga melibatkan Polsek Sepaku, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta pihak PLN untuk memastikan keamanan jaringan listrik.

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi lebih awal di Jalan Sosial RT 09, Babulu Darat, Kecamatan Babulu. Laporan diterima petugas sekitar pukul 09.02 WITA.

Tim Damkar Babulu bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu empat menit. Api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat berkat respons cepat petugas dan bantuan warga.

Koordinator Lapangan Damkar Babulu, Minarno, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada colokan mesin cuci.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung meluncur ke lokasi. Api berhasil dipadamkan dengan bantuan warga, kemudian dilakukan pendinginan,” ujarnya.

Rumah milik Hipni berukuran sekitar 5×10 meter mengalami kerusakan di bagian kamar, dapur, dan gudang, dengan luas area terbakar sekitar 5×6 meter.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material cukup signifikan, meliputi kasur, kipas angin, televisi, mesin cuci, serta perlengkapan sekolah milik anak.

Sebanyak dua unit armada pemadam dikerahkan, dan proses pemadaman berhasil diselesaikan pada pukul 09.25 WITA.

“Kebakaran ini berdampak pada satu kepala keluarga dengan empat jiwa. Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah tangga,” tutup Minarno. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana