Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – DPW Partai Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Minggu (23/11/2025). Sejumlah isu politik muncul, terutama karena hadirnya para kepala daerah yang selama ini didukung Gerindra di berbagai wilayah.
Salah satu sorotan adalah langkah politik Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman, yang resmi bergabung dengan Gerindra setelah sebelumnya bernaung di PDI Perjuangan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Gerindra Kaltim sekaligus Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyapa Bupati PPU Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia bahkan menyampaikan selamat datang kepada Abdul Waris yang, menurutnya, datang “sepaket” bersama Mudyat.
Seno kemudian menyinggung optimisme Gerindra meraup suara lebih dari 50 persen di PPU. Keyakinan itu didasarkan pada komposisi kekuatan Gerindra yang saat ini menguasai baik eksekutif maupun legislatif di kabupaten tersebut.
“Kita yakin akan memperoleh suara di atas 50 persen. Ini karena kita sepaket di PPU,” kata Seno.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Nasdem Kaltim, Fatimah Asyari, enggan berkomentar banyak terkait isu perpindahan Mudyat ke Gerindra. Ia menyebut, Mudyat telah melakukan klarifikasi bahwa kehadirannya di Rakerda hanya sebagai tamu undangan, dibuktikan dari badge yang digunakan.
“Beliau hadir sebagai tamu undangan, bukan peserta atau peninjau. Sebaiknya langsung konfirmasi ke beliau,” ujar Fatimah, Senin (24/11/2025).
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPC Gerindra PPU Raup Muin maupun Sekretaris DPC Nasdem PPU, Gunawan, masih belum memberikan keterangan resmi terkait isu tersebut. (*)
Baca Juga
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id