Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Sungai Mahakam tetap menjadi lokasi utama latihan atlet dayung Kutai Kartanegara (Kukar). Di tengah kekhawatiran tentang keamanan latihan di jalur sungai, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar memastikan aktivitas tersebut aman karena wilayah latihan sudah diatur dan dipisahkan dari jalur pelayaran.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menyampaikan, Sungai Mahakam memang menjadi sarana utama bagi cabor dayung, dan penggunaannya sudah diatur oleh Dinas Perhubungan (Dishub) agar latihan tidak bersinggungan dengan lalu lintas kapal.
“Untuk olahraga dayung, sarana utamanya memang Sungai Mahakam. Dishub sudah mengatur penggunaan jalur sungainya,” kata Ali.
Ia menjelaskan, jalur sungai kini dibagi dua. Area yang lebih dekat ke tepi sungai digunakan para atlet untuk berlatih, sedangkan jalur yang berada di sisi tengah diperuntukkan bagi kapal-kapal pengangkut seperti kapal batu bara, kapal barang, dan kapal penumpang.
“Jalur dekat darat dipakai olahraga, jalur tengah dipakai kapal. Sampai sekarang tidak ada masalah dari sisi keamanan,” sambungnya.
Baca Juga
Menurut Ali, atlet memiliki beberapa titik pilihan untuk latihan, mulai dari area dermaga Pulau Kumala milik Dishub hingga pangkalan dayung di Kilometer 5. Seluruh lokasi disebut memadai untuk latihan rutin maupun persiapan menuju pra-Porprov dan Porprov Kaltim.
“Mereka sedang latihan untuk pra-Porprov dan Porprov. Latihan ini juga menjaga fisik supaya tidak turun,” tuturnya.
Ia menambahkan, danau di kawasan Stadion Aji Imbut juga pernah digunakan untuk latihan kategori tunggal seperti kano perorangan, namun efektivitasnya masih terbatas.
Baca Juga
“Kalau danau di Aji Imbut bisa dipakai, tapi lebih cocok untuk nomor tunggal dan tidak seefektif Sungai Mahakam,” pungkasnya. (adv/disporakukar/uci)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id
