Dispora Kukar Perluas Pembinaan Pemuda, Gandeng TNI AL hingga Sekolah Kedinasan untuk Bentuk Generasi Tangguh

Dispora Kukar perkuat pembinaan generasi pemuda dengan menggandeng sejumlah institusi pertahanan dan sekolah kedinasan.
Devi Nila Sari
980 Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Langkah besar diambil Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) dalam memperkuat pembinaan generasi muda. Melalui kerja sama dengan institusi pertahanan dan sekolah kedinasan, dispora resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pangkalan Angkatan Laut Balikpapan, Selasa (18/11/2025).

Kerja sama ini menjadi pintu masuk bagi pemuda Kukar untuk mendapatkan pembinaan intensif melalui Program Bintang Pengabdian. Program tersebut dirancang untuk membentuk pemuda yang tidak hanya unggul secara fisik dan mental, tetapi juga siap menjalani proses seleksi ketat di TNI, Polri, hingga sekolah kedinasan.

Kadispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan generasi yang kuat dan berorientasi pada pengabdian.

“Kami bekerja sama dengan angkatan laut, angkatan udara, angkatan darat, kepolisian, hingga sekolah kedinasan seperti STAN dan STTD. Disebut generasi tangguh karena proses seleksi dan pendidikannya menuntut ketahanan fisik, kesehatan, dan akademik yang tinggi,” kata Ali, Sabtu (29/11/2025).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Ali, persaingan masuk dunia militer maupun sekolah kedinasan sangat ketat. Berangkat dari kondisi tersebut, Program Bintang Pengabdian dirancang untuk meningkatkan peluang kelulusan pemuda Kukar melalui pembinaan terstruktur mulai dari penguatan fisik, kesehatan, mental, hingga kesiapan administrasi.

Di sisi lain, orientasi “pengabdian” juga menjadi fokus utama. Ia berharap, mereka yang lolos seleksi dapat kembali mengabdi di daerah. Sebab hingga kini, jumlah putra-putri Kukar yang menembus TNI, Polri, STAN, atau STTD masih sangat rendah.

“Yang diterima di TNI dan Polri masih hitungan jari. Begitu juga di STAN atau STTD, padahal kebutuhan tenaga profesional di daerah sangat tinggi,” tuturnya.

Data Angkatan Laut bahkan menunjukkan hanya dua warga Kukar yang saat ini tercatat tergabung dalam TNI AL, masing-masing berdomisili di Samboja dan Muara Jawa. Dengan adanya pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) dan rencana pembukaan pangkalan baru di Samarinda, peluang bagi talenta lokal dinilai akan semakin besar.

Melalui PKS dengan TNI AL, peserta Program Bintang Pengabdian akan mendapatkan pembinaan komprehensif. Tidak hanya latihan fisik dan mental, tetapi juga pendampingan administrasi hingga monitoring saat memasuki tahap seleksi.

“Kerja sama ini memberi gambaran jelas kepada peserta tentang apa saja yang harus disiapkan. Harapannya tingkat kegagalan bisa semakin kecil dan lebih banyak pemuda Kukar lolos ke angkatan laut,” imbuhnya.

Ali menambahkan, Kukar menjadi satu-satunya kabupaten di Kaltim yang menjalin PKS resmi dengan TNI dan Polri untuk pembinaan pra-seleksi. Perjanjian tersebut berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Untuk tahun mendatang, Dispora Kukar menargetkan capaian lebih besar. Jika tahun ini hanya satu peserta yang berhasil masuk akademi Angkatan Laut, pihaknya berharap setidaknya sepuluh pemuda Kukar dapat menembus rekrutmen tahun depan.

“Selama ini minatnya tinggi, hanya saja pembinaannya terbatas. Lewat program ini kami ingin memberikan jalan bahwa masuk TNI bukan sesuatu yang mustahil. Dengan persiapan yang tepat, peluangnya akan jauh lebih besar,” tutupnya. (adv/disporakukar/cor)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }