Ketahanan Pangan Kaltim Diperkuat Semangka dan Nanas, Guntur: Peluangnya Besar

DPRD Kaltim mengajak pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan dari budidaya buah-buahan.
Devi Nila Sari
900 Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Guntur mengenalkan peluang lain dalam sektor pertanian kepada masyarakat.

Menurutnya, untuk menjadi petani tidak harus menanam padi maupun cabai. Di Kutai Kartanegara, masyarakat justru menanam semangka dan nanas.

“Sektor hortikultura ini juga memiliki peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama melalui komoditas semangka dan nanas yang terbukti memiliki hasil dan kualitas unggulan,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan budidaya semangka di Desa Menamang, Kecamatan Muara Kaman, menjadi contoh nyata bahwa pertanian dapat berkembang pesat, jika dikelola dengan pembinaan yang tepat.

- Advertisement -
Ad image

Desa Menamang sebelumnya hanya mampu menanam semangka hingga tiga kali dalam setahun. Namun, sejak pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, produksi berlangsung stabil hampir delapan tahun.

Dalam dua bulan terakhir saja, petani berhasil menghasilkan lebih dari dua ribu ton semangka, yang kini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Selain semangka, Guntur juga menyoroti potensi nanas di daerah Kenohan. Ia menyebut, kualitas nenas dari wilayah tersebut sangat manis dan memiliki peluang besar untuk menjadi komoditas unggulan berikutnya, jika didukung oleh pendampingan dan perluasan area tanam.

“Potensi nanas di Kenohan sangat besar. Kualitasnya baik dan punya nilai jual tinggi jika dikelola dengan serius,” tambahnya.

Menurutnya, pengembangan dua komoditas hortikultura itu dapat memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kaltim.

Ia menegaskan, perlunya dukungan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas dan pembinaan yang terarah, khususnya bagi petani muda yang mulai tertarik menekuni sektor pertanian.

“Semoga keberhasilan Menamang dan potensi Kenohan menjadi model bagi daerah lain untuk mendorong peningkatan produksi hortikultura secara konsisten dan berkelanjutan,” harapnya.  (Adv/dprdkaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }