Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pelatihan Garda Pratama kembali digelar di Kutai Kartanegara sebagai langkah membuka peluang kerja bagi pemuda daerah. Sebanyak 20 peserta utusan KNPI kecamatan mulai menjalani pembekalan selama 10 hari di SKB Tenggarong Seberang, sejak Senin (24/11/2025).
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana menyampaikan, pelatihan ini lahir dari usulan KNPI, melihat kebutuhan sertifikasi Garda Pratama yang cukup tinggi di kalangan pencari kerja. Menurutnya, sertifikat tersebut menjadi prasyarat utama bagi mereka yang ingin bekerja sebagai sekuriti, sehingga pembinaan semacam ini sangat dibutuhkan.
“Kegiatan dilaksanakan 10 hari, tetapi sertifikat resminya terbit sekitar tiga bulan. Sambil menunggu, peserta diberikan surat keterangan kelulusan yang tetap bisa dipakai untuk melamar pekerjaan,” kata Dery.
Ia menambahkan, penyelenggara turut membantu mencarikan peluang kerja yang sesuai domisili masing-masing peserta. Langkah ini dilakukan agar mereka lebih mudah terserap pasar kerja setelah pelatihan selesai. Ia berharap 20 peserta dari KNPI Kukar dapat segera bekerja, meski sebagian besar lowongan berada di Kabupaten Berau.
“Kami tetap mendorong agar peserta bisa ditempatkan lebih dekat, baik di Kukar maupun Samarinda. Karena itu kami meminta penyelenggara ikut membantu proses penyaluran kerja mereka,” jelasnya.
Baca Juga
Terkait lanjutan program, Derry menyebut sertifikasi Garda Pratama merupakan level dasar dan masih ada tahapan berikutnya yang bisa diambil. Ia pun telah berdiskusi dengan Ketua KNPI Kukar untuk mendorong kelanjutan program pada 2026.
“Harapannya, peserta yang sudah punya sertifikat dasar bisa naik tingkat dan memperkuat kompetensinya,” tutupnya. (adv/disporakukar/cor)
Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari
