Miskonsepsi Sinus dan Sinusitis, Ini Penjelasan Dokter THT RSUD Taman Husada Bontang

Suci Surya
879 Views

Sinusitis perlu diwaspadai, yakni peradangan pada rongga sinus yang memerlukan penanganan medis sesuai dengan tingkat keparahannya.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Sinus sering disalahartikan sebagai penyakit yang muncul ketika mengalami gejala seperti pilek berkepanjangan, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) RSUD Taman Husada Bontang dr. Natalia Idam Sumule, Sp.THT, meluruskan istilah “sinus” sebenarnya kurang tepat jika digunakan untuk menyebut suatu penyakit. Dia menjelaskan penamaan yang benar untuk penyakit ini yakni sinusitis.

Dia menjelaskan bahwa sinus sebenarnya merupakan struktur normal yang ada dalam tubuh manusia. Sinus adalah rongga-rongga kosong yang terdapat di tulang wajah. Sinus baru menjadi masalah ketika mengalami peradangan atau infeksi, maka baru terdeteksi sinusitis.

- Advertisement -
Ad image

“Sinusitis itu terjadi saat rongga sinus yang biasanya kosong malah terisi cairan karena proses infeksi atau inflamasi. Bisa juga terjadi pembengkakan di dinding sinusnya,” jelas dr. Natalia.

Lebih lanjut, dr. Natalia juga menjelaskan gejala umum sinusitis yang sering dijumpai di masyarakat. Gejala awal biasanya akan muncul seperti flu atau pilek yang tak kunjung sembuh. Rasa nyeri yang dirasakan biasanya spesifik, seperti di sekitar dahi, pipi, atau pangkal hidung dan daerah yang berdekatan dengan lokasi rongga sinus.

“Biasanya pasien datang dengan keluhan pilek lama, enggak sembuh-sembuh. Lalu sering bersin, dan yang paling khas adalah rasa tidak nyaman di daerah wajah,” ungkapnya.

Gejala lain yakni lendir yang mengalir dari belakang hidung ke tenggorokan. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala-gejala tersebut, apalagi jika berlangsung dalam waktu lama.

Melalui penjelasan ini, dr. Natalia berharap masyarakat bisa lebih memahami bahwa “sinus” bukanlah penyakit, melainkan bagian dari anatomi tubuh. Namun perlu diwaspadai adalah sinusitis, yakni peradangan pada rongga sinus yang memerlukan penanganan medis sesuai dengan tingkat keparahannya. Dokter Natalia mengingatkan, penanganan sinusitis harus sesuai diagnosis, dan tidak boleh sembarangan. Jika gejala sudah berlangsung lebih dari 10 hari atau berulang selama berbulan-bulan, sebaiknya segera periksa ke dokter THT.

“Lebih baik diperiksa sejak awal. Kami bisa lihat dengan alat untuk memastikan apakah memang itu sinusitis atau hanya flu biasa,” pungkasnya. (adv/rsudtamanhusadabontang/cha/uci)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana