Perkuat Budaya Keselamatan di Buffer Zone, Badak LNG Sosialisasikan SHEQS di Kelurahan Kanaan

Sosialisasi SHEQS yang dilaksanakan Badak LNG merupakan bentuk kepedulian perusahaan agar masyarakat memahami standar keselamatan berskala internasional yang diterapkan di lingkungan kerja maupun pemukiman.
Suci Surya
1.3k Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT Badak NGL kembali menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat di sekitar area operasional. Badak LNG menggelar kegiatan Sosialisasi Aspek Safety, Health, Environment, Quality, and Security (SHEQS) bagi masyarakat Kelurahan Kanaan, Rabu (28/1/2026).

Lurah Kanaan Salmon Kanaan Payung Allo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Badak LNG. Menurutnya, edukasi mengenai aspek keselamatan sangat krusial bagi warga, mengingat risiko bencana seperti kebakaran bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Menurutnya, pengetahuan tersebut penting agar masyarakat tidak panik dan mampu bertindak cepat serta tepat saat menghadapi situasi darurat

“Atas nama pemerintah kelurahan, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Badak LNG atas kepeduliannya meningkatkan keterampilan warga, khususnya dalam pencegahan dan penanganan kebakaran,” ujar Salmon.

Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan. Selain sebagai sarana transfer ilmu, sosialisasi ini dinilai efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara warga buffer zone dengan manajemen perusahaan.

Perwakilan Badak LNG Anto Yamashita Saputra menjelaskan bahwa sosialisasi SHEQS merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk memastikan masyarakat memahami standar keselamatan berskala internasional yang diterapkan di lingkungan kerja maupun pemukiman.

Badak LNG
Partisipasi masyarakat Kelurahan Kanaan dalam materi sosialisasi praktik pemadaman api menggunakan (Apar). (Siti Rosidah More/Akurasi.id)

Dalam sesi pemaparan, masyarakat diberikan berbagai materi. Yakni Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional, tentang edukasi mengenai aturan keamanan di sekitar kilang Badak LNG. Lalu Kesehatan Masyarakat tentang sosialisasi pencegahan HIV/AIDS sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas hidup warga. Ada pula Bantuan Hidup Dasar (BHD), yakni pelatihan alur penanganan pertama pada kondisi gawat darurat medis. Serta Praktik Pemadaman Api, terkait tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman.

“Tujuan utama kami agar masyarakat mengetahui aspek Safety, Health, Environment, Quality, and Security. Kami ingin warga di wilayah buffer zone memiliki kesiapsiagaan yang sama tingginya dengan personel di dalam kilang,” tegas Anto.

Suasana sosialisasi tampak hidup dan interaktif. Untuk memacu keberanian peserta, panitia menyediakan berbagai souvenir menarik bagi warga yang aktif bertanya maupun berani tampil mempraktikkan penggunaan APAR di depan forum.

Melalui pelatihan ini, Badak LNG berharap ilmu yang didapatkan para masyarakat Kelurahan Kanaan dapat disebarluaskan kembali ke lingkungan keluarga dan tetangga masing-masing. Dengan demikian, risiko kerugian materiil maupun korban jiwa akibat kelalaian prosedur keselamatan dapat diminimalisir secara kolektif.

“Agar masyarakat partisipatif, kami sudah menyiapkan souvenir dan hadiah voucher belanja. Ayo semuanya bisa aktif mengikuti sosialisasi dan praktiknya,” tutupnya.

Sebagai informasi, Badak LNG sebelumnya telah menggelar sosialisasi SHEQS di Kelurahan Berebas Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026), di Gedung BPU Kelurahan Berebas Tengah. (adv/badaklng/cha/uci)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }