Syarifatul Dorong Kajian Penangkaran Buaya Labuan Cermin demi Keamanan Wisata Berau

Dewan dorong pembangunan penangkaran buaya di Labuan Cermin. Serta mengingatkan kajian mendalam diperlukan untuk memastikan lokasi dan kebutuhan anggaran.
Devi Nila Sari
968 Views

Kaltim.akurasi.id, SamarindaAnggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menegaskan pentingnya langkah dalam menjaga keamanan destinasi wisata di kawasan Labuan Cermin, Biduk-Biduk, Berau. Menyusul permintaan masyarakat terkait rencana pembangunan penangkaran buaya, sebagai solusi atas kekhawatiran wisatawan.

“Keberadaan buaya di kawasan Labuan Cermin dinilai dapat menghambat pengembangan UMKM dan sektor pariwisata setempat,” ujarnya saat diwawancarai awak media di Gedung B DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang, Samarinda, Senin (1/12/2025).

Ia menyebut, bahwa masyarakat berharap hal ini dapat ditindaklanjuti bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, termasuk kemungkinan pembangunan penangkaran buaya yang juga dapat dikembangkan sebagai objek wisata.

Namun, kata dia, rencana tersebut memerlukan kajian lebih mendalam, baik terkait lokasi maupun kebutuhan anggarannya.

- Advertisement -
Ad image

Padahal, apabila ditujukan untuk pengembangan destinasi wisata, penangkaran buaya berpotensi menjadi daya tarik baru sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Lantaran selama ini, aktivitas wisata seperti penyelaman cukup terdampak oleh isu kemunculan buaya yang menimbulkan kekhawatiran.

Oleh karena itu, ia mendorong pembangunan penangkaran dapat menjadi alternatif solusi demi memastikan rasa aman bagi pengunjung.

Dikatakannya, bila potensi pariwisata Berau yang cukup besar harus didukung oleh faktor keamanan dan kenyamanan yang memadai.

“Jika penangkaran tersebut mampu menjadi potensi baru yang memberikan kontribusi pendapatan daerah tanpa memerlukan biaya berlebihan, langkah ini patut dipertimbang,” sambung Politisi Golkar dapil Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini.

Ia pun mendorong, agar Pemprov melalui Dispar Kaltim untuk memulai rencana pengembangan kawasan tersebut, karena hal ini adalah peluang ini sebaiknya dimanfaatkan.

Syarifatul menegaskan, bahwa diperlukan penentuan lokasi yang tepat serta mekanisme penangkaran yang sesuai.

“Mengingat buaya tidak dapat disingkirkan atau dimusnahkan, penangkaran menjadi pilihan yang paling memungkinkan sebagai solusi jangka panjang,” pungkasnya. (Adv/dprdkaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }