Wakil Wali Kota Bontang Resmikan House Warming Ruang Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Suci Surya
177 Views

Najirah berharap pelaksanaan House Warming ini mampu memberikan kesan positif dari peserta BPJS Ketenagakerjaan. Serta meningkatkan jumlah kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan agar dapat melindungi warga Bontang secara menyeluruh.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Najirah meresmikan House Warming Ruang Layanan BPJS Ketenagkaerjaan Kantor Cabang Bontang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, di Jalan KS Tubun No.66, pada Kamis (9/11/2023).

Peresmian ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Asisten 1 Kota Bontang, dan Kepala Disnaker Bontang. Turut hadir pula perwakilan BPKAD Bontang, perwakilan DKP3 Bontang, Wakil Kepala Bidang Pengawasan dan Pemeriksaan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang, Perwakilan Camat se-kota Bontang, dan stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Najirah mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang atas re-branding ruang pelayanan yang memberi kesan lebih komunikatif dan kolaboratif. Dalam rangka memberikan layanan yang ramah dan nyaman kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

- Advertisement -
Ad image

“Selamat atas pembangunan ruang layanan baru atau New Service Blueprint. Semoga memberikan layanan yang ramah dan nyaman kepada peserta. Sehingga peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh experience yang baik,” ujar Najirah.

Menutup keterangannya Najirah berharap pelaksanaan House Warming ini mampu memberikan kesan positif dari peserta BPJS Ketenagakerjaan. Serta meningkatkan jumlah kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan agar dapat melindungi warga Bontang secara menyeluruh.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Dahlia Libriana mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder yang telah hadir. Baik dari Pemkot Bontang, perusahaan, dan juga rumah sakit Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

“Ruang layanan kami bersifat open space. Kami sebagai kantor layanan berusaha menciptakan suasana yang lebih komunikatif dan interaktif dengan peserta. Harapannya bisa lebih memudahkan peserta terkhusus warga Bontang dalam mengakses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Dahlia kepada Akurasi.id.

Lebih lanjut Dahlia menerangkan tidak hanya tampilan ruang pelayanan yang berubah secara fisik saja. Namun BPJS Ketenagakerjaan juga sudah berproses menuju digitalisasi layanan. Sehingga dapat membuat masyarakat dapat memilih bentuk pelayanan yang diinginkan secara self service atau dengan panduan.

“Jadi pada 2023 ini seluruh kantor pelayanan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia sudah memiliki tampilan baru,” tambahnya.

Perubahan desain kantor cabang yang semakin fresh, hangat, dan mengusung konsep green design, Dahlia berharap dapat memberikan experience yang baik bagi para peserta.

Peresmian Dirangkai Pemberian APD, Santunan, dan Addendum Kerja Sama RS

Selain acara peresmian, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan manfaat santunan program Jaminan Kematian (JKM). Nilainya mencapai Rp84 juta yang diterima Siti Rabiah selaku ahli waris dari Abdul Karim.

Dahlia menjelaskan bahwa mendiang Abdul Karim bekerja sebagai pendakwah sekaligus guru. Kedua profesinya tersebut didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga manfaat santunan JKM yang diterima masing-masing Rp42 juta. Sehigga total yang diterima ahli waris Rp84 juta.

Kegiata juga dirangkai dengan penyerahan bantuan promotif preventif berupa Alat Pelindung Diri (APD). Bantuan diberikan kepada 2 perwakilan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan, yaitu PT Gunta Samba dan PT Bima Palma Nugraha.

“APD yang kami berikan di tahun 2023 ini sebanyak 164 paket APD untuk 2 perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. Tentunya kami memberikan bantuan kepada perusahaan yang tertib administrasinya dan terdaftar di seluruh program BPJS Ketenagakerjaan” tutur Dahlia.

“Kegiatan promotif preventif yang kami lakukan di tahun 2023 selain pemberian APD, kami juga memberikan pelatihan K3 kepada 10 perusahaan binaan,” tambahnya.

BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu badan representasi negara, turut andil dalam membantu, mendukung, dan mendorong para pemberi kerja untuk melaksanakan K3 secara berkelanjutan. Pada akhirnya dapat menjadi suatu budaya di lingkungan kerja. Sehingga kasus angka kecelakaan kerja dapat diminimalisir.

Sebelum pemotongan pita peresmian House Warming ruang layanan, dilakukan juga addendum kerja sama dengan RS Medika Sangata dan RS Amalia Bontang.

“Selama ini peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja, mereka dirawat di ruang kelas 1 pada RS pemerintah. Sedangkan RS swasta di rawat di kelas 3,” bebernya.

Pada addendum dengan RS Amalia, nantinya peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja akan dirawat di kelas VIP. Sedangkan addendum dengan RS Medika Sangata, peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja akan dirawat di kelas utama.

“Ini adalah salah satu langkah nyata dari BPJS Ketenagakerjaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada peserta yang mengedepankan customer centric,” pungkasnya. (adv/bpjsketenagakerjaan/iva/dni/uci)

Penulis: Diva Ramadhani Prasetyo/Andini Maharani Arifin
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }