Penyerahan mobil operasional ini sudah mencapai tahap III, di mana 17 mobil diserahkan kepada sekolah SMA dan SMK di Kutai Timur (Kutim). Langkah ini merupakan bagian dari program untuk meningkatkan kualitas pendidikan, di mana seluruh SMA dan SMK se-Kaltim akan menerima mobil operasional secara bertahap.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat mobilisasi sekolah dengan membagikan mobil operasional kepada berbagai sekolah di seluruh kabupaten dan kota di Benua Etam.
Bahkan penyerahan mobil operasional ini sudah mencapai tahap III, di mana 17 mobil diserahkan kepada sekolah di Kutai Timur. Sebelumnya, pada tahap I, 16 unit mobil diberikan kepada SMA di Kutai Barat, dan pada tahap II, 17 unit mobil diserahkan kepada SMA di Mahulu dan Berau.
Langkah ini merupakan bagian dari program untuk meningkatkan kualitas pendidikan, di mana seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kaltim akan menerima mobil operasional secara bertahap, mencapai total 243 mobil yang akan didistribusikan.
“Alhamdulillah sejauh ini lancar, tidak ada masalah dalam pengadaannya. Mobil ini bukan untuk kendaraan pribadi kepala sekolah, tapi untuk operasional sekolah,” terang Muhammad Kurniawan, Kepala Disdikbud Kaltim, di Kutim, belum lama ini.
Baca Juga
Penyerahan mobil tahap 3 ini melibatkan sejumlah SMA dan SMK di Kutai Timur, seperti SMAN 1 Bangalon, SMAN 1 Rantau Pulung, SMAN 1 Sangatta Utara, SMAN 1 Sangatta Selatan, SMAN 1 Busang, SMAN 1 Long Mesangat, SMAN 2 Sangatta Utara, SMAN 2 Busang, SMAN 2 Muara Ancalong, SMAN 2 Muara Wahau, SMAN 2 Sandaran, SMKN 1 Muara Bengkal, SMKN 1 Bengalon, SMKN 1 Kaliorang, SMKN 1 Kongbeng, SMKN 2 Bengalon, SMKN 2 Sangatta Utara.
Dalam aspek operasional, kendaraan ini akan dipegang oleh kepala sekolah sebagai pemegang kuasa pengguna barang. Menariknya, mobil Mistubishi Expander yang dibagikan ini merupakan pengadaan pertama setelah sekian tahun SMA diambil alih oleh Pemprov Kaltim.
“Saya berharap bisa membantu memudahkan dalam operasional sekolah. Tolong dijaga dan dirawat baik-baik. Jangan parkir di tempat yang tidak seharusnya.” pesan Kurniawan. (adv/disdikbudkaltim/yed)
Baca Juga
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id
