Anhar: Masalah Sampah Perlu Penanganan Besar dari Hulu ke Hilir

Devi Nila Sari
60 Views

Persoalan sampah disebut perlu penanganan besar dari hulu ke hilir. Selain itu, inovasi juga diperlukan agar sampah memiliki nilai ekonomi.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Persoalan sampah di Samarinda mendapat sorotan dari banyak pihak, termasuk Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Anhar. Pasalnya, permasalahan yang ada saat ini terbilang klasik dan masih belum bisa diuraikan.

Mulai dari penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS), pembuangan sampah sembarangan di parit dan sungai. Hingga keterbatasan akomodasi pengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan keterbatasan daya tampung TPA itu sendiri.

Anhar menilai, masalah sampah ini memang perlu penanganan yang besar. Penanganan yang dimaksud mulai dari pendataan produksi sampah, entah sampah rumahan atau rumah makan. Ia percaya, dimulai dari pendataan penanganan sampah di Samarinda bisa maksimal.

- Advertisement -
Ad image

“Jadi, masalah sampah perlu penanganan dari hulu ke hilir. Kita harus data jumlah produksi sampah kita berapa dan bagaimana penanganannya. Kemudian personilnya bagaimana, tempatnya penampungan dan pembuanganny bagaimana, Manajemen pengelolaan sampah mau kemana,” ujar Anhar, Senin (27/05/2024).

Politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai, dengan kondisi luas wilayah Samarinda saat ini, sedikit lucu jika masalah sampah tidak dapat dikelola dengan baik. Sebab, tempat pembuangan sementara (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) tersedia. Armada pengangkut juga dirasa cukup.

Oleh karena itu, ia mendorong terobosan, agar jumlah sampah yang terus meningkat bisa mendatangkan keuntungan. Ia berharap, dinas lingkungan hidup (DLH) akan memiliki visi manajemen pengeleolaan yang serius sehingga bisa membuat sampah yang merupakan barang terbuang, menjadi hal yang memiliki nilai ekonomi.

“Kan sampah hampir semua bisa menghasilkan, seperti pupuk contohnya. Tinggal bagaimana sistem pengelolaan yang dilakukan secara profesional dan juga modernnya saja,” tutupnya. (Adv/Dprdsamarinda)

Penulis: Dhion
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana