Istri Wapres Gibran Ajak Kader PKK Turun Tangan Cegah Stunting di Kaltim

Fajri
By
99 Views

Pelindung TP PKK Nasional, Selvi Ananda, ajak kader PKK aktif turun ke lapangan cegah stunting, mengingat angka stunting di Kaltim masih di atas rata-rata nasional dan jadi tantangan bersama menuju target 2025.

Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Pelindung Tim Penggerak (TP) PKK Nasional, Selvi Ananda, menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. Ia mengajak seluruh kader PKK untuk lebih aktif dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan di lapangan.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting nasional pada tahun 2024 tercatat sebesar 19,8 persen. Angka ini sedikit lebih rendah dari target nasional sebesar 20,1 persen. Namun, Kalimantan Timur (Kaltim) masih mencatat angka yang lebih tinggi, yaitu 22,2 persen—melebihi rata-rata nasional.

“Ini bukan hanya menjadi tantangan untuk Kaltim, tetapi juga pekerjaan rumah bagi seluruh daerah. Apalagi pada tahun 2025, target nasional penurunan stunting ditetapkan menjadi 18,8 persen,” ujar Selvi saat menyampaikan sambutan di Plenary Hall Samarinda, Kawasan GOR Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim, Sempaja Utara, Samarinda, Selasa (8/7/2025).

- Advertisement -
Ad image

Istri dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, itu menekankan pentingnya peran PKK dalam membina dan memberdayakan keluarga, yang merupakan fondasi utama pembangunan bangsa.

“Untuk mencapai target ini, kita memerlukan keterlibatan langsung dari PKK. Karena PKK berperan dalam membina unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga,” tambahnya.

Selvi juga mengajak seluruh kader PKK untuk aktif turun ke masyarakat dalam menjalankan 10 program pokok PKK. Program-program tersebut menjadi panduan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Setiap Pokja PKK memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah. Jika dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, PKK akan menjadi kekuatan besar dalam memutus rantai stunting di Indonesia,” katanya. (Adv/diskominfokaltim/yed)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana