Rudy Mas’ud janji perbaiki jalan rusak di Kaltim. 12,87 persen jalan tak layak, pembangunan akan ditangani merata.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan komitmennya untuk memperbaiki jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyebut bahwa keluhan masyarakat terkait akses jalan menuju permukiman menjadi perhatian serius pemerintah.
“Kami juga memperhatikan permintaan masyarakat soal akses jalan. Banyak warga mengeluhkan jalan rusak menuju permukiman mereka,” ujarnya di Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda Ulu, pada Sabtu (26/7/2025).
Berdasarkan data dari laman resmi Satu Data Kalimantan Timur, total panjang jalan nasional dan provinsi di Kaltim mencapai 2.745,61 kilometer. Dari jumlah tersebut, tercatat 202,94 km mengalami kerusakan ringan dan 150,47 km dalam kondisi rusak berat. Artinya, sekitar 12,87 persen jalan berada dalam kondisi tidak mantap.
Baca Juga
Jika dirinci, jalan nasional sepanjang 1.806,76 km terdiri atas 147,39 km jalan rusak ringan dan 39,01 km rusak berat, dengan persentase jalan tidak mantap mencapai 10,32 persen.
Sementara itu, jalan yang menjadi kewenangan penuh Pemprov Kaltim memiliki total panjang 938,85 km. Dari jumlah itu, 55,55 km mengalami kerusakan ringan dan 111,46 km mengalami kerusakan berat. Artinya, sebanyak 17,79 persen dari total jalan provinsi masih dalam kondisi tidak mantap.
Adapun klasifikasi kondisi jalan tidak mantap dibagi menjadi tiga kategori:
Baca Juga
- Kerusakan ringan: Terdapat retakan, lubang kecil, atau permukaan jalan yang tidak rata.
- Kerusakan sedang: Muncul lubang besar, penurunan permukaan jalan, atau kerusakan pada bahu jalan.
- Kerusakan berat: Jalan berlubang besar, rusak secara struktural, atau bahkan terputus total.
Gubernur Rudy menegaskan, perbaikan jalan akan menjadi bagian penting dari program pembangunan. Ia menilai, tidak adil jika rumah layak sudah dibangun tetapi akses jalannya masih rusak parah.
“Kalau ada laporan jalan rusak atau daerah yang tertinggal, tunjukkan saja lokasinya. Kami akan turun langsung untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa pembangunan jalan, baik jalan alternatif maupun jalan utama, akan dilaksanakan secara adil dan merata di seluruh wilayah Kaltim.
(Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id