Pemerintah Provinsi Kaltim resmi merumuskan RPJMD 2025–2029 dengan dua program unggulan, Gratispol dan Jospol, sebagai motor pembangunan menuju Generasi Emas 2045. Wagub Seno Aji tegaskan komitmen membangun SDM unggul dan ekonomi inklusif.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur resmi menetapkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Visi yang diusung: Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.
Visi ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan tekad Pemprov Kaltim untuk memperkuat perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menyongsong 2045.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa Kaltim Sukses adalah kata kunci yang merepresentasikan tekad menjadikan Benua Etam sebagai poros pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sedangkan Generasi Emas menggambarkan komitmen menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi.
“Komitmen ini dijabarkan dalam enam sisi pembangunan, tiga tujuan utama, 10 sasaran, dan 64 program prioritas pembangunan,” jelas Seno Aji dalam Rapat Paripurna di DPRD Kaltim, Senin (28/7/2025).
Sebagai motor penggerak pencapaian visi tersebut, Pemprov Kaltim merancang dua program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur, yaitu Gratispol dan Jospol.
Gratispol difokuskan pada pemenuhan layanan dasar publik. Cakupannya antara lain:
- Akses pendidikan menengah dan tinggi,
- Perluasan layanan kesehatan,
- Penanganan stunting,
- Penyediaan akses internet,
- Pembebasan biaya administrasi kepemilikan rumah,
- Fasilitasi perjalanan religi bagi petugas rumah ibadah.
Sementara itu, Jospol ditujukan untuk penguatan struktur ekonomi berbasis potensi lokal dan peningkatan daya saing wilayah. Beberapa fokus program ini:
- Inisiasi dan penguatan industri,
- Pengembangan teknologi dan inovasi,
- Peningkatan kapasitas guru,
- Pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif,
- Pengembangan pariwisata desa,
- Revitalisasi Sungai Mahakam,
- Ketahanan pangan daerah,
- Investasi berkelanjutan.
Seno Aji menegaskan, kedua program unggulan tersebut tak hanya simbolis, melainkan disusun sebagai katalisator percepatan transformasi Kaltim menjadi pusat pertumbuhan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Seluruh rekomendasi yang disampaikan DPRD, khususnya Pansus RPJMD, akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari penyempurnaan sebelum proses evaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri pada 31 Juli 2025,” jelasnya. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Redaksi Akurasi.id