Dispar Kaltim dorong pengembangan ekonomi kreatif. Salah satu hal yang dilakukan yakni memanfaatkan eks Bandara Temindung menjadi pusat kegiatan anak muda.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kaltim, Awang Khalik, membeber salah satu kunci pengembangan ekonomi kreatif adalah menyediakan ruang yang layak bagi anak-anak muda untuk berkarya.
Dirinya pun berharap, pemerintah kabupaten/kota dapat menyusun kebijakan yang mendukung hal tersebut. Sebab, tidak semua daerah memiliki perangkat khusus yang mengurus sektor ekonomi kreatif.
Sebagian hanya mengandalkan komite non pemerintah. Akibatnya, kebijakan tidak sejalan dengan visi-misi kepala daerah maupun kementerian.
Ia menilai, diperlukan langkah konkret agar kabupaten/kota yang belum memiliki nomenklatur resmi dapat segera menyusunnya. Dengan begitu, sistematika kerja dari kementerian, provinsi, hingga daerah dapat berjalan sinkron.
“Sebab, apa arti sebuah rencana aksi jika tidak ditopang perencanaan yang kuat? Sinergi antarlevel pemerintahan menjadi fondasi penting agar ekonomi kreatif tumbuh,” ujarnya di Samarinda, Rabu (10/9/2025).
Selain itu, ia menyebut, pemberian ruang kreasi bagi generasi muda harus menjadi perhatian utama. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan bangunan tidak terpakai, bekas bioskop, atau fasilitas umum yang mangkrak agar diubah menjadi ruang aktivitas kreatif.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Dispar Kaltim, yaitu pemanfaatan Eks Bandara Temindung yang kini menjadi pusat kegiatan anak muda, tempat mereka menggelar pasar kreatif, ruang diskusi, hingga pameran karya. Dengan adanya ruang ini, kata Awang, anak muda tidak sekadar berkumpul tanpa arah, tetapi bisa berprestasi dan mengembangkan potensi.
“Pemerintah optimis dengan potensi anak muda Kaltim. Mereka diyakini mampu melahirkan gagasan segar, kreativitas, dan inovasi yang bermanfaat,” pungkasnya. (Adv/diskominfokaltim/yed)
Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari