Dispora Kukar Hadirkan Sterek Gym Gratis Sebagai Pusat Latihan Atlet

Sterek Gym juga membuka peluang latihan malam bagi beberapa cabor yang tidak memiliki waktu di siang hari.
Suci Surya
1.3k Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Kebutuhan fasilitas latihan kekuatan bagi atlet akhirnya terjawab dengan hadirnya Sterek Gym, ruang kebugaran khusus yang dibangun Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar). Fasilitas ini menjadi pusat baru bagi atlet dari berbagai cabang olahraga untuk menjalankan program latihan fisik tanpa dikenakan biaya.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan Sterek Gym lahir dari pemetaan kebutuhan atlet yang selama ini kerap terkendala akses fasilitas latihan berbayar di sanggar-sanggar umum. Kondisi itu menjadi dasar pemerintah daerah menghadirkan gym khusus bagi atlet.

“Dulu kami cari tahu apa sebenarnya kendala atlet. Ternyata fasilitas kebugaran adalah hal yang tidak mereka miliki. Sanggar di Tenggarong rata-rata berbayar. Itu alasan kami membangun Sterek Gym khusus untuk atlet Kukar,” kata Ali.

Meski diperuntukkan bagi atlet, pegawai Dispora juga memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menjaga kebugaran. Namun peruntukan utamanya tetap untuk pembinaan fisik atlet, terutama saat menjalani latihan kekuatan sebagai bagian dari program masing-masing cabor.

- Advertisement -
Ad image

“Alhamdulillah, fungsi gym ini luar biasa. Banyak pelatih dan atlet mengakui betapa Sterek Gym membantu mereka mengatur ritme latihan, baik kekuatan, teknik, maupun penguatan otot,” sambungnya.

Ali menambahkan, hampir seluruh cabang olahraga di Kukar kini menggunakannya secara rutin. Tingginya intensitas penggunaan membuat beberapa alat ditambah jumlahnya, menyesuaikan ruang yang tersedia.

“Kami terus mengevaluasi kekurangan fasilitas. Ada alat tambahan yang sudah ditambahkan, dan sejauh ini atlet menyatakan fasilitas sudah cukup,” ucapnya.

Agar penggunaan lebih tertib dan tidak saling berebut, ia menerapkan sistem penjadwalan untuk setiap cabang olahraga. Atlet wajib datang dengan pelatih sebagai pendamping latihan.

“Kami atur jam latihan tiap cabor agar tidak bentrok. Setiap pelatih punya target latihan—penguatan kaki, tangan, atau program tertentu, jadi jadwal harus rapi,” imbuhnya.

Sterek Gym juga membuka peluang latihan malam bagi beberapa cabor yang tidak memiliki waktu di siang hari. Namun, penggunaan malam wajib dilaporkan terlebih dahulu.

“Ada cabor yang hanya bisa latihan malam. Kami izinkan, tapi harus lapor. Kalau tidak lapor, tidak kami izinkan menggunakan malam hari,” lanjut Ali.

Dengan Sterek Gym kini beroperasi penuh, Ali berharap pembinaan fisik atlet semakin terstruktur, aman, dan mampu mendorong peningkatan prestasi menuju berbagai kejuaraan, termasuk Porprov 2026. (adv/disporakukar/cor/uci)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana
#printfriendly .related-sec { display: none !important; } .related-sec { display: none !important; } .elementor-2760 .elementor-element.elementor-element-0f8b039 { --display: none !important; } .elementor-2760 { display: none !important; }