Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) merilis 10 Besar Instansi dengan capaian penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Bulanan tertinggi secara nasional. Dari total 643 instansi yang terdiri atas kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia, Pemkot Bontang berhasil menempati peringkat 8 nasional.
Capaian tersebut menempatkan Pemkot Bontang masuk level terbaik pemerintah kota se-Indonesia. Bahkan mengungguli 97 pemerintah kota lainnya dalam hal kepatuhan dan konsistensi penyusunan SKP Bulanan menggunakan aplikasi e-Kinerja BKN.
Catatan penggunaan ini juga sangat impresif. Diketahui sepanjang tahun 2025, dari total 5.365 ASN, sebanyak 5.347 telah menyusun dan dinilai SKP Bulanannya melalui e-Kinerja dengan persentase 99,66 persen. Tingginya persentase tersebut mencerminkan komitmen kuat Pemkot Bontang dalam mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas manajemen kinerja ASN.
Pj Sekretaris Daerah Bontang Akhmad Suharto menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari konsistensi dan kedisiplinan ASN dalam menjalankan sistem kinerja berbasis digital ini.
“Capaian ini menunjukkan bahwa ASN Pemkot Bontang mampu beradaptasi dengan sistem manajemen kinerja yang modern dan akuntabel. Alhamdulillah, implementasinya juga berjalan sangat baik dan mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ujarnya.
Akhmad Suharto juga menegaskan bahwa sejak awal 2025, Pemkot Bontang memang mewajibkan penggunaan e-Kinerja sebagai satu-satunya aplikasi penyusunan SKP Bulanan yang menjadi dasar perhitungan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada bobot produktivitas kinerja. Menurut Suharto, kebijakan ini diterapkan untuk membangun budaya kerja yang objektif, adil, dan berbasis kinerja nyata.
Ditemui terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang Sudi Priyanto mengungkapkan penggunaan e-Kinerja sebagai instrumen tunggal penyusunan SKP Bulanan ditujukan untuk memperkuat pencapaian visi dan misi pemerintah daerah secara lebih optimal. Melalui e-Kinerja, seluruh target kinerja individu ASN diturunkan secara sistematis dari sasaran kinerja organisasi dan program prioritas daerah.
Sehingga, kata Sudi, kinerja pegawai tidak lagi berjalan parsial atau administratif semata. Namun terhubung langsung dengan arah pembangunan dan agenda strategis pemerintah daerah. Sekaligus ini dapat menjadi bukti bahwa ASN Kota Bontang berkomitmen untuk terus Berbenah.
“Penyusunan SKP Bulanan berbasis e-Kinerja memungkinkan pimpinan daerah dan perangkat organisasi melakukan pemantauan kinerja secara periodik, terukur, dan berbasis data,” ucapnya.
Sudi menyebut e-Kinerja menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan kinerja individu agar sesuai dengan kinerja organisasi. “Sehingga pelaksanaan program dan kebijakan daerah dapat dijalankan lebih fokus, tepat sasaran, dan berdampak nyata terhadap masyarakat sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang,” tutupnya. (adv/bkpsdmbontang/uci)
Penulis: Pewarta
Editor: Suci Surya Dewi
