Kaltim.akurasi.id, Bontang – PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) menggelar pelatihan bertajuk Deep Learning bagi para pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Bontang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (12-13/03/2026), di Wisma Tamu Hotel Grand Equator Bontang.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT KDM yang berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan, khususnya bagi tenaga pendidik PAUD. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah guru dan kepala sekolah PAUD di Bontang.
Pendamping Pengawas PAUD Dinas Pendidikan Kota Bontang, Sumarmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT KDM yang secara rutin memberikan pembinaan kepada para pendidik. Ia menilai program ini sangat membantu meningkatkan kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan sistem pembelajaran saat ini.
“Mewakili Dinas Pendidikan, kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Kaltim Daya Mandiri melalui program pembinaan ini. Saat ini program PAUD aktif sudah memasuki batch kedua, dan ini menjadi langkah luar biasa dalam memperkuat kompetensi para pendidik,” ujar Sumarmi.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan deep learning merupakan metode pembelajaran yang mendorong anak untuk memahami materi secara lebih mendalam, bukan sekadar mengetahui secara permukaan. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang kini telah menjadi kurikulum nasional.
Baca Juga
Menurutnya, melalui metode tersebut guru dapat memfasilitasi anak-anak untuk menggali informasi secara lebih luas dan mendalam, sehingga mampu membangun pola pikir kritis serta memperkaya pengetahuan sejak usia dini.
“Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, para guru dapat memahami bagaimana konsep deep learning diimplementasikan di satuan pendidikan,” jelasnya.
Sumarmi juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan sejak usia dini merupakan bagian penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045. Hal tersebut juga selaras dengan agenda pembangunan nasional yang menekankan penguatan sumber daya manusia yang berdaya saing.
Ia turut menyinggung rencana penerapan program wajib belajar 13 tahun yang menjadi bagian dari transformasi sosial dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Program tersebut mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, serta tiga tahun pendidikan menengah.
Baca Juga
Sementara itu, Ketua Harian Yayasan Pupuk Kaltim, Rakim, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, program ini menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan generasi masa depan.
“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam pembentukan kemampuan kognitif, emosional, serta karakter anak. Karena itu kami sangat mengapresiasi inisiatif KDM yang menghadirkan pelatihan ini,” ujarnya.
Rakim menilai kegiatan tersebut juga menjadi bekal penting bagi para guru untuk menghadapi tantangan pendidikan di era perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan PT Kaltim Daya Mandiri, Sukardi, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari roadmap TJSL perusahaan yang dirancang secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pupuk Kaltim serta Dinas Pendidikan Kota Bontang yang telah berkolaborasi dengan KDM. Tanpa dukungan mereka dan kehadiran para guru, program ini tidak akan berjalan dengan baik,” katanya.
Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru PAUD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
Baca Juga
Selain pelatihan, pada kesempatan tersebut PT KDM juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada total 5 sekolah, di antaranya PAUD Kasih Bunda 4, TK Nice Kids, TK Al-Ihsan, TK Tunas Mekar, dan TK Nurul Muttaqin.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan fasilitas pendidikan sekaligus memperkuat proses belajar mengajar bagi anak-anak usia dini di Kota Bontang.
Melalui kegiatan ini, PT Kaltim Daya Mandiri berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan serta melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
“Harapannya melalui program di bidang PAUD inspiratif ini dapat memberikan manfaat peningkatan ilmu kepada ibu-ibu guru PAUD yang telah sabar mendidik anak-anak,” pungkasnya. (adv/kaltimdayamandiri/cha/uci)
Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi
