Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membantah kabar yang beredar di media sosial terkait dugaan pembelian mobil jenis Defender untuk tamu penting Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Ia menegaskan kendaraan tersebut berstatus sewa, bukan dibeli menggunakan anggaran daerah.
“Saya tegaskan bahwa tidak pernah ada pembelian. Keterangan saya tidak akan berubah, mobil itu adalah sewa. Kalau disebut dibeli, berarti informasi itu tidak benar,” ujar Andi Harun.
Ia juga menegaskan pemerintah tidak akan menanggapi informasi yang hanya bersumber dari rumor atau gosip tanpa dasar yang jelas. Menurutnya, penjelasan terkait status kendaraan tersebut telah berulang kali disampaikan, termasuk oleh Sekretaris Daerah.
“Saya tidak ingin menanggapi gosip atau rumor. Keterangan sudah saya sampaikan, dan Sekda juga sudah menjelaskan bahwa mobil tersebut adalah kendaraan sewa. Kalau memang ada bukti bahwa mobil itu dibeli, silakan ditunjukkan. Namun kalau hanya berdasarkan rumor, tidak perlu ditanggapi,” tegasnya.
Andi Harun memastikan kendaraan tersebut saat ini berada di lingkungan kantor pemerintah dan digunakan untuk kepentingan kedinasan, khususnya dalam melayani tamu penting yang datang ke Samarinda.
Baca Juga
“Mobil itu ada di kantor dan digunakan untuk kepentingan dinas, bukan milik pribadi,” jelasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id