Kaltim.akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersiap menjalin kerja sama strategis dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Saat ini, kedua pihak tengah memasuki tahap penyusunan rancangan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital.
Kerja sama ini difokuskan pada sinergi penyelenggaraan program pendidikan, pelatihan, serta pengabdian kepada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di bidang komunikasi dan digital.
Kepala BKPSDM Bontang Sudi Priyanto menyebut penyusunan draft MoU ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas SDM, khususnya dalam menghadapi tuntutan transformasi digital yang semakin masif.
“Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kompetensi ASN maupun masyarakat dalam bidang digital, termasuk literasi digital dan keterampilan dasar teknologi informasi,” ujarnya.
Dalam draft MoU tersebut, disebutkan bahwa tujuan utama kerja sama yakni memperkuat sinergi antara Pemkot Bontang dan BPSDM Komdigi dalam pengembangan SDM yang mampu menjawab kebutuhan industri serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital menuju era industri 5.0.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan SDM di bidang komunikasi dan digital, pertukaran data dan informasi secara aman dan bertanggung jawab, serta program-program lain yang disepakati kedua belah pihak.
Selain itu, dalam rencana aksi yang disusun, program konkret yang akan dijalankan antara lain pengembangan talenta digital, pelatihan literasi digital bagi masyarakat dan sektor pendidikan, hingga dukungan lintas perangkat daerah dalam implementasinya.
Kerja sama ini juga dirancang memiliki jangka waktu lima tahun sejak ditandatangani, dengan kemungkinan diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Harapannya, kolaborasi Pemkot Bontang dengan BPSDM Komdigi ini dapat mempercepat peningkatan kualitas SDM lokal agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Bahkan mendorong daya saing daerah di tengah arus digitalisasi yang terus berkembang.
“Harapannya, Bontang tidak hanya siap dari sisi infrastruktur, tapi juga SDM yang mumpuni dan berdaya saing di bidang digital,” tutupnya. (adv/bkpsdmbontang)
Penulis/Editor: Suci Surya Dewi