Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mulai memproses seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) yang hingga kini masih kosong.
Sekretaris BKPSDM PPU, Nurwati, menyampaikan bahwa tahapan administrasi telah berjalan dan proses seleksi akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Mulai saat ini kami sudah melaksanakan proses administrasi. Dalam waktu dekat akan kita buka seleksi terbuka untuk Eselon II,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seleksi ini diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini menduduki jabatan Eselon III, seperti sekretaris, kepala bagian, maupun kepala bidang yang memenuhi persyaratan.
“Kami harapkan ASN di Eselon III bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk promosi ke Eselon II,” katanya.
Adapun jabatan yang akan diisi melalui seleksi terbuka ini mencakup lima organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta satu OPD lainnya yang masih dalam proses konfirmasi.
Nurwati menyebut, sesuai ketentuan, setiap jabatan minimal diikuti tiga peserta yang lolos seleksi administrasi.
“Minimal tiga peserta per satu SKPD. Jadi kalau lima SKPD, idealnya ada paling tidak 15 peserta,” jelasnya.
Namun demikian, keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan seleksi. BKPSDM hanya mengalokasikan anggaran untuk sekitar 20 peserta.
“Karena jumlah SKPD menjadi lima, kemungkinan tiap SKPD hanya diikuti empat peserta agar tetap sesuai anggaran,” ungkapnya.
Terkait peluang peserta dari luar daerah, Nurwati menyebut hal itu bergantung pada kebijakan Bupati PPU.
“Secara aturan memungkinkan, tetapi tergantung kewenangan kepala daerah, apakah dibatasi di Kaltim atau dibuka secara umum,” katanya.
Tahapan seleksi akan meliputi proses administrasi hingga wawancara langsung oleh panitia seleksi (pansel) yang melibatkan berbagai unsur, termasuk akademisi.
“Seleksinya seperti sebelumnya, tetapi akan ada wawancara langsung oleh pansel,” ujarnya.
Untuk lokasi pelaksanaan, BKPSDM mempertimbangkan Balikpapan karena fasilitas yang lebih memadai, meski opsi pelaksanaan di Penajam tetap terbuka jika sarana mendukung.
Nurwati berharap seleksi ini dapat segera mengisi kekosongan jabatan strategis, terutama di Dinas Pekerjaan Umum yang cukup lama belum memiliki pejabat definitif.
Pelaksanaan seleksi ditargetkan dimulai pada Mei 2026, setelah mendapat persetujuan pembentukan panitia seleksi dari instansi terkait.
“Kami berharap jabatan-jabatan ini segera terisi, khususnya di PU. Dukungan berbagai pihak juga kami harapkan agar semakin banyak ASN berpartisipasi,” jelasnya. (*)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id