Tari Tradisional Kalimantan Timur: Tari Burung Enggang, Warisan Khas Dayak Kenyah

Tari Burung Enggang, atau sering disebut Tari Enggang, merupakan salah satu warisan budaya khas suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur.
Ocha Ocha
16 Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Tari Burung Enggang, atau sering disebut Tari Enggang, merupakan salah satu warisan budaya khas suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur. Tarian ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan adat masyarakat Dayak Kenyah dan sering dibawakan dalam berbagai upacara adat, penyambutan tamu, serta acara penting lainnya.

 

 

Gerakan Tari Enggang yang lembut dan anggun menggambarkan kehidupan sehari-hari burung enggang (rangkong), yakni burung yang sangat diagungkan oleh suku Dayak. Menurut kepercayaan masyarakat Dayak Kenyah, nenek moyang mereka berasal dari langit dan turun ke bumi dalam wujud menyerupai burung enggang. Oleh karena itu, burung ini dimuliakan sebagai simbol leluhur, perdamaian, dan persatuan.

 

 

Sayapnya yang tebal melambangkan pemimpin yang melindungi rakyatnya, suaranya yang khas diibaratkan sebagai suara pemimpin yang selalu didengar, sementara ekor panjangnya melambangkan kemakmuran. Burung enggang juga mencerminkan sifat-sifat ideal masyarakat Dayak Kenyah: berani, jujur, dan rendah hati.

 

 

Selain itu, tarian ini kadang dimaknai sebagai simbol kehidupan nomaden suku Dayak yang sering berpindah-pindah tempat secara berkelompok untuk mencari keselamatan di masa lalu.(*)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana