Angkutan Udara Kaltim Lesu, Penumpang Domestik Turun Lebih dari 35 Persen

Per April 2026, angkutan udara Kaltim mencatatkan penurunan penumpang hingga 35 persen.
Devi Nila Sari
1.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Jumlah penumpang angkutan udara di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan pada April 2026. Penurunan terjadi pada penerbangan domestik maupun internasional, dengan berkurangnya jumlah penumpang di sejumlah bandara utama di daerah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Mas’ud Rifai. Ia mengungkapkan, bahwa instansi tersebut mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik di Kalimantan Timur pada April 2026 tercatat sebanyak 176.628 orang.

“Angka ini menunjukkan tren penurunan sebesar 35,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” tuturnya pada pernyataan resmi yang diterima oleh media ini, Selasa (2/6/2026).

Dia menjelaskan, bahwa penurunan ini utamanya dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah penumpang di sejumlah bandara di Kalimantan Timur. Diantaranya Bandara Sepinggan-Balikpapan sebesar 41,60 persen, Bandara Datah Dawai-Mahakam Ulu sebesar 31,00 persen, Bandara APT Pranoto-Samarinda sebesar 30,45 persen, Bandara Melalan-Kutai Barat sebesar 8,74 persen, dan Bandara Maratua sebesar 6,82 persen.

Sementara itu, kata dia, Bandara Kalimarau-Berau menjadi satu-satunya bandara yang mengalami peningkatan jumlah penumpang, yakni sebesar 16,47 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Bandara Sepinggan Masih Menjadi Jalur Angkutan Udara Utama Kaltim

Mas’ud pun menjelaskan, hingga saat ini Bandara Sepinggan-Balikpapan dan Bandara APT Pranoto-Samarinda masih menjadi jalur angkutan udara utama di Kalimantan Timur.

Di mana dari situ, penumpang domestik terbesar tercatat melalui Bandara Sepinggan-Balikpapan yang mencapai 123.977 orang atau 70,19 persen dari total penumpang domestik.

Sementara, jumlah penumpang domestik melalui Bandara APT Pranoto-Samarinda mencapai 27.438 orang atau 15,53 persen dari total penumpang domestik.

Selain itu, ia juga mengungkapkan data terkait jumlah penumpang angkutan udara internasional pada April 2026. Dimananhaiak dari sensus mereka menyatakan bahwa tercatat sebanyak 4.784 orang atau turun 17,79 persen dibandingkan Maret 2026.

Namun secara kumulatif, jumlah penumpang internasional pada periode Januari hingga April 2026 mencapai 20.973 orang, meningkat 14,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Di Kalimantan Timur, Bandara Sepinggan-Balikpapan merupakan satu-satunya bandara yang melayani penerbangan internasional,” jelasnya.

Di sisi lain, Mas’ud menyebut, bahwa BPS juga mencatat peristiwa penting yang berkaitan dengan hal tersebut.

Dikatakannya, jika tarif angkutan udara mengalami kenaikan seiring mulai diberlakukannya kebijakan fuel surcharge pada perterngahan Mei 2026.

“Meskipun terdapat stimulus PPN ditanggung pemerintah, dampak kenaikan surcharge masih lebih dominan,” jelasnya. (*)

Penulis: Yasinta Erikania Daniartie
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana