Pansus LKPj Gubernur Kaltim melakukan evaluasi secara mendalam atas LKPj Gubernur Kaltim. Selain mendapati Silpa yang masih tinggi dan rendahnya serapan anggaran. Pansus juga menyoroti rendahnya serapan anggaran di 3 SKPD.
Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Pansus LKPj Gubernur Kaltim menyoroti rendahnya serapan anggaran Pemerintah Kaltim pada APBD tahun 2021 lalu. Kala itu, angka Silpa Kaltim bahkan mencapai Rp1,5 triliun. Dengan serapan anggaran yang tertahan di angka 87,4 persen. Belum ditambah dengan persoalan yang muncul selama 2021.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPj Gubernur Kaltim, DPRD Kaltim Martinus mengungkapkan, dari anggaran Rp12 triliun yang digelontorkan ke Pemprov Kaltim. Baru terserap sekitar 87,4 persen. Dengan demikian, ada sekitar Rp1,5 triliun dana yang menjadi Silpa.
“Jadi, dari kegiatan pansus dan rapat kerja pansus dengan semua SKPD. Kami dapatkan hasilnya bahwa dari anggaran Rp12 triliun lebih di tahun 2021 yang di berikan, yang terserap baru 87,4 persen. Itu realisasinya. Sisanya Silpa 12,5 persen atau sekitar Rp 1,5 triliun,” ungkapnya memperjelas kepada awak media belum lama ini.
Pansus LKPj Gubernur Kaltim Soroti Rendahnya Serapan Anggaran di 3 SKPD
Politisi Partai PDI Perjuangan ini menyebut, terdapat tiga SKPD yang paling rendah realisasi serapan anggarannya. Yakni Dinas PUPR-PERA Kaltim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim serta Dinas Kesehatan Kaltim.
“Pasti PU, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Seperti di Dinas Pendidikan, ada beberapa kegiatan yang sesuai dengan regulasi ada yang belum bisa di cairkan. Karena masalah lahan dan sebagainya. Termasuk di PU, masalahnya juga sama seperti itu,” bebernya.
Dia menyampaikan kesulitan yang di alami oleh pansus, khususnya dalam hal menganalisa. “Pansus LKPj masih mengalami kesulitan dalam menganalisa, karena ada beberapa informasi yang kurang konsisten dan tidak sinkron antar dokumen. Selain itu belum di temukan informasi utuh,” katanya.
Pansus LKPj berharap, dalam penyusunan laporan LKPj berikutnya masing-masing SKPD dapat menyampaikan laporan yang jelas, detail dan lebih terperinci.
“Berikutnya kami berharap, di sajikan lampiran tabel per kelompok mengenai misi, tujuan dan sasaran yang berisi informasi perangkat daerah. Program kegiatan, indikator program dan kegiatan. Capaian indikator program dan kegiatannya, serta rencana anggaran dan serapannya,” pungkasnya. (*/adv/dprdkaltim)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Akurasi.id