DPRD Bontang Dorong Bapperida Jadi Motor Penggerak Investasi Daerah

Investor butuh kepastian, DPRD Bontang dorong Bapperida siapkan data lengkap
Suci
By
2.2K Views

Kaltim.akurasi.id, Bontang – DPRD Bontang mendorong Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) untuk mengambil peran lebih strategis dalam menggerakkan sektor investasi di daerah. Bapperida dinilai memiliki posisi penting dalam menyusun arah pembangunan sekaligus memetakan peluang yang dapat ditawarkan kepada calon investor.

Anggota Komisi B DPRD Bontang, Suharno mengatakan, upaya menarik investasi tidak cukup hanya dengan menunggu investor datang. Pemerintah daerah perlu memiliki strategi yang lebih aktif dalam memperkenalkan potensi unggulan yang dimiliki Bontang.

Menurutnya, Bapperida tidak hanya berperan sebagai lembaga penyusun perencanaan pembangunan, tetapi juga dapat menjadi penghubung dalam mengidentifikasi peluang ekonomi yang bisa dikembangkan melalui investasi.

“Perencanaan pembangunan harus berjalan seiring dengan strategi menarik investasi. Potensi yang ada perlu dikaji, dipetakan, kemudian ditawarkan dengan informasi yang jelas kepada investor,” ujar Suharno.

Ia menjelaskan, investor membutuhkan kepastian sebelum menanamkan modal. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan data pendukung yang lengkap, mulai dari potensi sektor usaha, ketersediaan lahan, dukungan infrastruktur, hingga peluang pengembangan ekonomi.

Suharno menilai Bontang memiliki sejumlah sektor yang berpeluang menarik minat investor. Salah satunya kawasan Bontang Lestari yang masih memiliki ruang pengembangan dan dapat diarahkan menjadi salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, sektor pariwisata juga dinilai memiliki potensi yang perlu lebih diperkenalkan. Dengan pengelolaan dan promosi yang tepat, sektor tersebut dapat menjadi alternatif investasi yang mampu memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, keberhasilan menarik investasi sangat bergantung pada kemampuan daerah dalam menyampaikan potensi yang dimiliki. Tanpa promosi dan data yang kuat, peluang investasi dapat berpindah ke daerah lain yang lebih siap menawarkan keunggulannya.

Ia juga meminta Bapperida memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar pemetaan investasi tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antarinstansi diperlukan untuk memastikan informasi yang diberikan kepada investor benar-benar akurat.

“Bapperida bisa menjadi pintu awal dalam melihat arah investasi yang sesuai dengan kebutuhan Bontang. Dengan kajian yang matang, investor bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang peluang yang tersedia,” katanya.

Suharno berharap langkah tersebut dapat mendorong peningkatan investasi yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan pendapatan daerah.

“Investasi yang masuk harus diarahkan agar memberikan manfaat luas bagi pembangunan dan masyarakat Bontang,” pungkas Suharno. (adv/dprdbontang/cha/uci)

Penulis: Siti Rosidah More
Editor: Suci Surya Dewi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana