Ada Dugaan Penyimpangan Dana BOSNAS-BOSDA, Inspektorat Samarinda Turun Tangan

Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di sejumlah sekolah Samarinda mulai disisir Inspektorat Kota Samarinda.
Fajri
By
1 View

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Inspektorat Kota Samarinda membentuk tim pemeriksa untuk mendalami dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP di Samarinda.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pengelolaan dan penggunaan dana operasional pendidikan tersebut telah sesuai dengan ketentuan serta petunjuk teknis yang berlaku.

Plt Inspektur Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar, membenarkan bahwa tim pemeriksa telah dibentuk dan saat ini masih menjalankan proses pendalaman.

“Kami sudah membentuk tim dan melakukan audit terkait dana BOSNAS dan BOSDA seperti ini. Jadi, tim Inspektorat masih bekerja, sehingga saya belum bisa berbicara banyak,” ujar Firdaus.

Menurutnya, pemeriksaan masih berada pada tahap pengumpulan dan analisis data. Inspektorat belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya penyimpangan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai.

“Ini masih dalam proses. Hasilnya akan segera disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai. Saat ini kami masih mendalami, mengumpulkan data, menganalisis, kemudian menyimpulkan,” katanya.

Firdaus menjelaskan, proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan mendatangi sekolah secara langsung maupun meminta pihak sekolah datang memberikan keterangan kepada Inspektorat.

“Kami bisa aktif turun langsung ke sekolah, tetapi bisa juga pihak sekolah yang kami panggil. Jadi, dua hal itu kami lakukan,” jelasnya.

Ia memastikan tim pemeriksa telah mulai bekerja dan akan menelusuri sejumlah aspek dalam pengelolaan dana BOSNAS dan BOSDA. Salah satu fokus utama pemeriksaan adalah memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan dan petunjuk teknis yang berlaku.

Selain itu, Inspektorat juga akan menelusuri aspek lain yang berkaitan dengan perencanaan, penggunaan, serta pertanggungjawaban dana tersebut.

“Banyak. Salah satunya tentu yang pasti sesuai dengan petunjuk teknis. Itu yang pertama. Kemudian, kita lihat hal-hal khusus lainnya. Kami minta terlebih dahulu perencanaannya, kemudian kami periksa dan dalami lebih lanjut,” pungkasnya.

Hingga pemeriksaan selesai, Inspektorat Samarinda belum menyampaikan adanya temuan maupun kesimpulan terkait dugaan penyalahgunaan dana BOSNAS dan BOSDA tersebut. Hasil pemeriksaan akan disampaikan setelah seluruh data dan keterangan yang diperlukan selesai dianalisis. (*)

Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana