Bupati Kukar Tegaskan Prinsip Money Follow Program di RT-ku Terbaik

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri tegaskan program RT-ku Terbaik pakai prinsip money follow program. Alokasi anggaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Devi Nila Sari
2.1K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan komitmennya dalam realisasi program unggulan RT-ku Terbaik yang masuk dalam visi besar Kukar Idaman Terbaik.

Program yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat Rukun Tetangga (RT) ini dipastikan akan dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis kebutuhan riil di lapangan, dengan target program hingga akhir 2026. Bukan sekadar formalitas penyerapan anggaran.

Hal ini disampaikannya untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait keberlanjutan dan mekanisme pembiayaan program tersebut. Aulia mengatakan, regulasi program tersebut telah diselesaikan. Pemerintah daerah kini menyesuaikan pembiayaan berdasarkan kebutuhan dan capaian program.

“Prinsipnya itu adalah money follow program. Kita mengedepankan programnya dulu, baru uangnya menyesuaikan,” kata Aulia.

 Program RT-ku Terbaik Harus Tepat Sasaran

Menurut Aulia, prinsip money follow program menjadi kunci agar setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah benar-benar tepat sasaran. Pemerintah tidak ingin terjebak pada pola lama di mana anggaran harus habis tanpa melihat output yang jelas bagi warga.

Pola tersebut juga diterapkan agar anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak sekadar mengejar realisasi belanja. Saat ini, pemerintah masih mempertahankan alokasi anggaran eksisting sambil menunggu evaluasi kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Untuk saat ini, alokasi RT-ku Terbaik masih berada di angka Rp100 juta. Namun, angka tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan program hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Aulia menjelaskan, fleksibilitas anggaran ini penting untuk mengakomodir dinamika di lapangan. Jika sebuah RT membutuhkan anggaran lebih karena programnya dinilai berdampak besar, maka tidak menutup kemungkinan akan ada penyesuaian. Sebaliknya, jika program belum siap, pemerintah tidak akan memaksakan pencairan demi mengejar target realisasi semata.

Aulia menegaskan, pembiayaan akan diarahkan untuk mendukung program prioritas sekaligus memastikan kegiatan rutin di tingkat RT tetap berjalan. Ia ingin memastikan bahwa program RT-ku Terbaik tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan perubahan nyata mulai dari kebersihan lingkungan, pemberdayaan warga, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami tidak ingin, karena ingin mengejar realisasi anggaran, kita bikin sembarang-sembarang saja kegiatan di lapangan,” pungkasnya.

`Dengan prinsip ini, Pemkab Kukar berharap program RT-ku Terbaik benar-benar menjadi cerminan dari Kukar Idaman Terbaik yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat hingga ke pelosok desa. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana