Dewan Ingin Pemkot Kencangkan Ikat Pinggang Dongkrak PAD Samarinda dari Sektor Wisata

Pemerintah Samarinda dirasa perlu mengubah Kota Tepian sebagai salah satu wajah destinasi wisata. Harapannya, selain menata wajah kota, melalui pengembangan sektor pariwisata bisa mendongkrak PAD Samarinda.
kaltim_akurasi
1.9K Views

Kaltim.akurasi.id, Samarinda – Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda diharapkan tidak hanya sekadar menjadi kota administrasi dan kota jasa. Melainkan juga bisa disiapkan sebagai kota wisata bagi masyarakat, baik itu untuk warga Kaltim maupun daerah lainnya di Indonesia.

Permintaan itu salah satunya datang dari Anggota DPRD Samarinda Achmad Sukamto. Menurutnya, Samarinda harus menjadi cerminan bagi kemajuan pembangunan kabupaten/kota lainnya di Kaltim.

Sebagaimana Balikpapan yang terus bergerak maju sebagai kota metropolitan dan kota industrial, Samarinda pun harus melakukan itu. Tetapi pembangunan yang bisa didongkrak yakni destinasi wisata.

Achmad Sukamto menilai langkah Wali Kota Samarinda menata perwajahan Tepian Samarinda misalnya, adalah salah satu langkah maju. Apalagi jika proyek penataan perwajahan Kota Tepian itu, juga diseleraskan dengan peningkatan tata kota yang lainnya.

“Adanya pembangunan Teras Samarinda adalah salah satu cara pemerintah menata perwajahan kota ini dan saya kira itu bagus, apalagi itu mungkin sudah jadi program prioritas pemerintah,” tuturnya kepada media ini belum lama ini.

Ia mengakui, melalui rapat rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait seperti Dinas Pariwisata Samarinda, usulan menyiapkan Kota Tepian sebagai kota destinasi wisata terus dilakukan pihaknya.

Salah satu destinasi andalan yang sudah ada di wajah Samarinda yakni mengelola potensi besar yang dimiliki Sungai Mahakam. Jika itu pun terasa lama untuk diproses, pemerintah juga bisa menyiapkan destinasi wisata buatan, salah satunya dengan menata wajah Samarinda.

“Saya berharap Pemerintah Samarinda kedepannya, harus memikirkan juga, kalau Samarinda bukan hanya kota jasa atau kota perdangan. Samarinda harus memikirkan juga agar bisa menjadi kota destinasi wisata,” ucapnya.

Dia meyakini, jika Samarinda dibangun secara terintegrasi sebagai kota jasa, dagang, dan wisata, maka perputaran ekonomi daerah akan semakin kuat. Manfaat yang didapatkan dari semua itu, salah satunya Samarinda akan mendapatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup segar.

“Kami sudah membicarakan itu melalui RDP, untuk segera membuat program dalam mengembangkan pariwisata. Itu menarik dan berkaitan dengan PAD. Kalau jalan, maka akan mendorong kemajuan UMKM,” katanya. (adv/dprdsamarinda/drh)

Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana