Rendi Ingin Kukar Festival Hadir di 20 Kecamatan, Tak Mau Event Daerah Hanya Terpusat di Satu Wilayah

Antusiasme warga dalam Pesta Laut Samboja mendorong Pemkab Kukar memperluas penyelenggaraan festival daerah. Kalender event 2027 mulai disiapkan agar kegiatan budaya dan pariwisata dapat menjangkau masyarakat di seluruh kecamatan.
Fajri
By
1.6K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya memperluas penyelenggaraan festival daerah agar menjangkau masyarakat di seluruh wilayah. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, berharap kegiatan Kukar Festival dapat digelar di 20 kecamatan dengan menyesuaikan potensi dan karakter masing-masing daerah.

Rendi menyebut antusiasme masyarakat dalam Pesta Laut Samboja menjadi bukti besarnya minat warga terhadap kegiatan budaya dan pariwisata. Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus dikembangkan agar masyarakat di berbagai kecamatan memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati sekaligus terlibat dalam festival daerah.

“Antusiasme masyarakat di Pesta Laut kemarin luar biasa. Masyarakat sangat antusias. Saya ingin ini harus terjadi lagi di 20 kecamatan di Kutai Kartanegara, khususnya Tenggarong,” ujarnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah daerah mulai mempersiapkan kalender event Kukar 2027. Seluruh agenda yang akan dimasukkan dalam kalender tersebut nantinya ditinjau dan diverifikasi kembali agar sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing wilayah.

“Kemarin kami sudah meminta agar kalender event Kabupaten tahun 2027 segera disusun. Apa saja kegiatannya akan kita verifikasi kembali, dan kami pastikan event-event Kukar Festival tetap berjalan,” jelasnya.

Rendi menegaskan, kegiatan yang telah menjadi bagian dari program Kukar Idaman Terbaik tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia mengingatkan, efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan seluruh agenda festival.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, festival tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya dan promosi pariwisata, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Efisiensi boleh menjadi momentum untuk menyesuaikan kapasitas kegiatan. Tetapi, tidak boleh menjadi penghalang untuk tidak menjalankan Kukar Festival. Sebab, kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap penghidupan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia mengakui, penyusunan kalender event masih membutuhkan koordinasi dan verifikasi. Terlebih, Dinas Pariwisata Kukar saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Pemerintah daerah ingin memastikan setiap agenda tersusun secara terarah sebelum ditetapkan.

Rendi berharap penyelenggaraan festival pada 2027 dapat berlangsung lebih meriah dan memberikan manfaat lebih luas. Ia menilai kalender event yang terencana menjadi langkah penting agar kegiatan budaya dan pariwisata tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.

“Artinya, kita harus punya kalender event. Yang sudah menjadi agenda harus tetap dilaksanakan, dan tahun depan harus lebih meriah,” pungkasnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana