Kompetensi Pejabat Eselon III Kukar Hampir Tuntas, Eselon II Sudah Tinggalkan Box 5

Pemkab Kutai Kartanegara mempercepat pengembangan kompetensi ASN melalui pelatihan daring dan berbasis teknologi informasi. Sekda Kukar Sunggono menyebut progres pemetaan kompetensi pejabat struktural mulai menunjukkan hasil.
Fajri
By
1.8K Views

Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut mulai menunjukkan perkembangan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pengembangan kompetensi bagi pejabat struktural.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan percepatan dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran, mulai dari webinar, pertemuan daring melalui Zoom Meeting, hingga pelatihan peningkatan kapasitas berbasis teknologi informasi.

Langkah ini ditempuh untuk memenuhi kewajiban pengembangan kompetensi ASN minimal 20 jam pelajaran (JP) setiap tahun. Namun, besarnya jumlah pegawai di lingkungan Pemkab Kukar menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program tersebut.

“Karena jumlah pegawainya banyak, mestinya kita harus penuhi kebutuhan diklat ASN itu paling sedikit 20 jam per tahun,” jelasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkab Kukar menerapkan program percepatan atau crash program. Melalui pola ini, kegiatan pengembangan kompetensi tidak hanya mengandalkan pelatihan tatap muka, tetapi juga memanfaatkan teknologi agar dapat menjangkau lebih banyak pegawai.

Sunggono menyebut, upaya tersebut mulai memperlihatkan hasil, khususnya pada kelompok pejabat eselon III dan eselon II. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, jumlah pejabat eselon III yang masih berada dalam kategori Box 5 disebut sudah semakin sedikit.

“Eselon III hampir tinggal sedikit yang ada di Box 5, eselon II bahkan enggak ada sudah,” ungkapnya.

Sementara itu, pejabat eselon II disebut telah berada pada kategori Box 7, Box 8, hingga Box 9. Capaian tersebut menjadi gambaran perkembangan hasil pemetaan kompetensi pejabat struktural di lingkungan Pemkab Kukar.

Sunggono menegaskan, percepatan pengembangan kompetensi akan terus dilakukan melalui pembelajaran berbasis teknologi informasi. Dengan metode tersebut, pemerintah daerah berharap kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur dapat dipenuhi secara lebih efektif dan menjangkau lebih banyak ASN.

“Sejak tahun ini kita adakan crash program, kita percepat. Dengan cara mengadakan webinar, Zoom Meeting, pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas berbasis IT,” tutupnya. (Adv/diskominfokukar/dn)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana