Pekan Depan BLT Rp250 Ribu Bagi Warga Bontang Dikucurkan, Fokus ke Pedagang hingga Disabilitas

kaltim_akurasi
Pekan Depan BLT Rp250 Ribu Bagi Warga Bontang Dikucurkan, Fokus ke Pedagang hingga Disabilitas
Kepala Dinsos-PM Bontang, Abdu Safa Muha saat diwawancarai awak media. (Fajri/Akurasi.id)

Pekan Depan BLT Rp250 Ribu Bagi Warga Bontang Dikucurkan, Fokus ke Pedagang hingga Disabilitas. BLT Rp250 ribu ini akan disalurkan kepada sebanyak 10.481 kepala keluarga yang tersebar di 15 kelurahan.

Akurasi.id, Bontang – Proses pendataan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kota Bontang sudah masuk tahap review ulang atau masa sanggah di kelurahan.

Dari data Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Bontang, calon penerima bantuan tunai Rp250 ribu ada sebanyak 10.481 Kepala Keluarga (KK). Angka tersebut didapatkan usai Dinsos-PM melakukan penapisan. Setelah menerima data pengajuan dari seluruh kelurahan. Adapun jumlah KK keseluruhan yang diajukan sebagai calon penerima yakni sebanyak 15.381 KK.

Kepala Dinsos-PM Bontang, Abdu Safa Muha menjelaskan, data acuan tahap ke 3 tahun sebelumnya diusulkan 13.730 KK, kemudian dieliminasi 1.557 karena masuk kategori tidak layak. Pun terjadi penambahan usulan baru sebanyak 3.208 KK. Sehingga totalnya 15.381 KK.

“Total 15.381 KK yang diajukan 15 kelurahan. Kami sudah lakukan penapisan. Data itu sudah kami kembalikan ke kelurahan untuk di-review ulang,” ucapnya, Jumat (13/8/2021).

Kata Abdu Safa, ada 4.900 KK yang dicoret dari daftar penerima. Pasalnya, calon penerima itu dinyatakan masuk kategori tidak layak. Adapun rinciannya, yakni 4.423 KK telah menerima bantuan dari pusat dan 477 data ganda. Yang dimaksud tidak layak itu, ialah apabila calon penerima dinyatakan sudah meninggal atau pindah dari Kota Bontang, atau sudah dikatakan mampu.

“Ada 1.557 calon penerima yang dieliminasi dari data tahun sebelumnya. Jadi, data calon penerima 10.481 KK itu kami kembalikan ke kelurahan untuk di-review. Data itu belum final, masih ada kemungkinan bertambah,” jelasnya.

[irp]

BLT Fokus ke Pedagang hingga Penyandang Disabilitas

Lanjut Safa, pekan lalu proses verifikasi dan validasi serta pendataan baru sudah berlangsung di seluruh kelurahan di Kota Bontang. Setelah proses review sudah rampung, kemungkinan Senin (16/8/2021) pekan depan pihaknya akan bersurat ke Wali Kota Bontang untuk penetapan penerima. “Setelah data ditetapkan wali kota, kemungkinan pencarian bisa berbarengan,” ujarnya.

Nantinya, penyaluran bakal dilakukan melalui kelurahan setempat. Jadwal penerima akan diatur setiap kelurahan. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan. “Nanti kelurahan yang akan atur jadwalnya,” tukasnya.

Sebagai informasi, BLT Rp250 ribu tersebut akan menyasar masyarakat terdampak, seperti pedagang, penyandang disabilitas, dan lainnya. Dana bantuan tersebut diambil dari anggaran refocusing Rp20 miliar yang rencananya digunakan untuk penanganan Covid-19 Bontang.

[irp]

Sementara untuk kriteria penerima bantuan Rp250 ribu itu, tak jauh berbeda dengan penerima bansos tahun 2020 lalu. Yakni orang yang terdampak, dan belum menerima atau mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan BLT lainnya dari pemerintah pusat. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi Akurasi.id

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana