Peningkatan sapras sekolah jadi bahan rapat kerja bersama Disdikbud. Komisi I minta segera data atau inventarisasi peningkatan sapras di sekolah.
Akurasi.id, Bontang – Masih banyak sekolah-sekolah di Bontang yang mengeluhkan sejumlah permasalahan terkait peningkatan sarana prasarana (sapras). Mulai dari usulan relokasi, penambahan gedung belajar, renovasi sekolah, hingga sapras yang sudah tidak layak digunakan.
“Inventarisasi juga bantuan dana sekolah baik di pusat ataupun Disdik Provinsi. Kalau mengharapkan dari APBD saja pasti akan kurang,” kata Maming Anggota Komisi I DPRD Bontang, saat memimpin rapat kerja bersama Disdikbud di Kantor DPRD Bontang, Senin (19/9/2022).
Jajaran Komisi I DPRD Bontang pun mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang untuk segera mendata atau menginventarisasi terkait dengan peningkatan sarana prasarana (sapras) di sekolah-sekolah.
[irp]
Rutin Kunjungi Sekolah
Sementara itu, Kepala Disdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono menyebut, setiap pekan pihaknya rutin mengunjungi sekolah-sekolah untuk menginventarisasi keluhan di satuan pendidikan tersebut.
“Kami sudah meminta kepada pihak sekolah untuk mengajukan permohonan,” kata Bambang.
Namun pihaknya akan mengkategorikan mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu. Berdasarkan kategori sedang, ringan, dan berat.
Selain itu, pihaknya juga tengah mendorong sekolah-sekolah agar memperbaiki Data Pokok Pendidikan (Dapodik) nya.
“Jangan hanya mengejar akreditasi, lantas mengisi kondisi sapras sekolah dengan keadaan yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Harapannya ketika diisi apa adanya, bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bisa dikucurkan ke Bontang,” harap Bambang.
Saat ini yang menjadi prioritas menurut Bambang adalah relokasi SDN 004 Bontang Selatan. Kemudian penambahan Gedung SMP Negeri 2 dan SDN 010 Bontang Utara.
“Kami ada datanya. Tapi saya tidak hafal semua,” tutup Bambang. (*)
Penulis: Rizky Jaya
Editor: Yusva Alam