PIK-R Pesut Mahakam Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Sekolah Perempuan

Devi Nila Sari
181 Views

PIK-R Pesut Mahakam Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Sekolah Perempuan yang Dilaksanakan di Kampung KB Gema Kencana, Samarinda.

Kaltim.akurasi.id, SamarindaPIK-R Pesut Mahakam, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman kembali melaksanakan edukasi melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA).

Edukasi ini dilakukan dengan mengangkat program “Sekolah Perempuan” di Kampung KB Gema Kencana, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Yang merupakan hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Dr Ida Ayu Indira Dwika Lestari selaku pembimbing PPK Ormawa mengatakan, dalam kelas ini peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya menjalankan gaya hidup sehat. Dengan menekankan pada screening sebagai rutinitas melalui pemeriksaan kesehatan.

- Advertisement -
Ad image

Kemudian, peserta juga belajar tentang pentingnya melakukan cek kesehatan secara teratur. Guna menghindari risiko penyakit akibat mengonsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan, efek gaya hidup sedentary.

“Termasuk bagaimana dampak stress mempengaruhi kesehatan serta strategi untuk mengatasinya,” terangnya, Minggu (21/7/2024).

Tak hanya itu, PIK-R Pesut Mahakam bersama mitra Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur dan Puskesmas Makroman bekerjasama melakukan pemeriksaan kesehatan. Seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Sebagai langkah awal deteksi penyakit degeneratif pada wanita.

“Sebelum pemeriksaan kesehatan dilakukan, para peserta terlebih dahulu dibekali pemahaman terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan. Seperti pola hidup sehat serta pemenuhan gizi seimbang melalui isi piringku dan kaitan stress terhadap kesehatan,” paparnya.

Selanjutnya, pada kelas keempat, fokus masih seputar permasalahan kesehatan. Dengan mengangkat tema “Pengasuhan 1000 HPK dan Stunting”. Sesi ini membahas berbagai penyebab juga impact yang terjadi bagi anak yang terkena stunting.

Diantaranya struktur tubuh yang lebih pendek dibanding anak seusianya, tingkat kognitif yang rendah serta proses metabolisme tubuh yang rendah. Hal ini akan dirasakan ketika dewasa yakni rentan terkena penyakit tidak menular .

Stunting merupakan permasalahan yang terjadi karena masalah gizi kronis sejak awal kehamilan hingga anak usia 2 tahun. Adapun intervensi pencegahan yang bisa dilakukan sedini mungkin yaitu pemenuhan gizi yang cukup saat kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemberia MPASI yang tepat, imunisasi yang lengkap serta penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kedua kelas ini adalah bagian dari upaya PIK-R Pesut Mahakam untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta “Sekolah Perempuan” tentang kesehatan dan pola pengasuhan.

“Melalui program ini, harapannya peserta yang hadir bisa memahami arti penting upaya peningkatan kesehatan melalui penerapan pola hidup yang sehat. Serta, gizi seimbang sehingga terciptanya perempuan yang sejahtera serta berdaya. Kemudian menyebarkannya ke masyarakat,” harapnya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana