Traffic Light RS Amalia Masih Rusak, Dishub Belum Bisa Turunkan Personel

Devi Nila Sari
137 Views

Rusaknya traffic light yang berada di simpat empat RS Amalia Bontang sempat mendapat keluhan dari pengendara, karena sebabkan kemacetan. Sementara tidak ada petugas yang diturunkan untuk menertibkan lalu lintas.

Kaltim.akurasi.id, Bontang – Sudah lima hari lampu lalu lintas yang berada di simpang empat Rumah Sakit Amalia Bontang (RSAB) mengalami kerusakan. Hal tersebut pun mendapat keluhan dari pengendara. Lantaran, sempat menyebabkan kemacetan, pada Minggu (07/04/24) malam.

Salah satu pengendara motor Arief mengatakan, lampu tersebut sempat beroperasi dengan baik saat pagi. Namun, ketika malam, lewat lampu tersebut rusak kembali.

Ditambah tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas. Padahal, banyak kendaraan yang bingung dan waspada ketika lampu tersebut rusak.

- Advertisement -
Ad image

“Tadi sempat nyala pagi cuma ini rusak lagi. Agak hati-hati juga saya saat melewati lampu merah. Ditambah enggak ada yang mengatur jalan juga,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Muhammad Nur mengatakan, pihaknya sudah melakukan perbaikan dari Juma’at lalu, hingga sabtu.

“Kami sudah lakukan upaya perbaikan semenjak Juma’at lalu. Kemudian, setiap malam kami perbaiki. Nanti malam kami lanjutkan perbaikannya,” ungkapnya.

Kabel Rusak, Dishub Bontang Lakukan Perbaikan di Malam Hari

Ditanya soal penyebab kerusakan tersebut. Pihaknya memperkirakan adanya kerusakan kabel bawah tanah. Sebab, setelah dilakukan perbaikan pada bagian atas lampu lalu lintas, pihaknya tidak menemukan kerusakan.

Ia menduga kerusakan tersebut karena pengaruh pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bontang yang sempat melakukan penggalian drainase ketika pengerukan menggunakan alat berat.

“Saat ini kerusakan ada pada kabel bawah tanah. Kami menduga sebelumnya ada pengerjaan PU dengan menggunakan alat berat, mungkin saat mengeruk ada kabel yang tertarik,” jelasnya.

Sementara mengenai petugas yang seharusnya diturunkan guna menertibkan lalu lintas. Pihaknya mengaku, saat ini terkendala kurangnya sumber daya manusia (SDM). Lantaran semua personel saat ini sedang bertugas di beberapa posko pengamanan Mudik Lebaran 2024.

“Upaya yang dilakukan dishub saat ini hanya menyalakan lampu kuning yang menandakan untuk hati hati saja. untuk ke depan jika perbaikan masih berlangsung. Kami upayakan untuk menurunkan personel supaya tidak terjadi kemacetan terutama saat menjelang lebaran,” pungkasnya. (*)

Penulis: Dwi Kurniawan Nugroho
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana