Korban Bullying Dirawat, Bupati PPU: “Tak Ada Toleransi!”

Seorang siswa korban perundungan di PPU harus menjalani perawatan di rumah sakit. Bupati Mudyat Noor turun langsung menjenguk, menegaskan bahwa kekerasan di sekolah tidak boleh lagi mendapat ruang.
Fajri
By
1.2k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam Paser Utara — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, turun langsung menjenguk seorang siswa korban perundungan yang tengah menjalani perawatan di RSUD Aji Putri Botung, Nipah-Nipah, Senin (27/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moral pemerintah daerah sekaligus penegasan sikap tegas terhadap kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Mudyat menyampaikan empati kepada korban dan keluarganya, serta memberikan motivasi agar tetap kuat menjalani proses pemulihan.

“Kami datang untuk memberikan semangat kepada anak ini dan juga orang tuanya. Mudah-mudahan dukungan moril ini bisa membantu mereka bangkit,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perundungan tidak boleh mendapat ruang dalam dunia pendidikan. Karena itu, seluruh pihak—mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat—diminta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

“Perundungan tidak bisa ditoleransi. Ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terulang di sekolah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten PPU juga memastikan akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait guna mengawal penanganan kasus ini. Pendampingan psikologis bagi korban menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk mendukung proses pemulihan.

Selain penanganan kasus, Mudyat menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui penguatan edukasi, peningkatan pengawasan, serta penegakan aturan di lingkungan sekolah.

Ia berharap seluruh satuan pendidikan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, tanpa tekanan maupun kekerasan.

“Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan berkembang secara optimal,” jelasnya. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Redaksi Akurasi.id

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana