Kaltim.akurasi.id, Samarinda — Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur menyoroti sikap SMK 3 Samarinda yang dinilai tidak tegas dalam menangani dugaan tindakan asusila oleh seorang oknum guru terhadap siswa dan alumni.
Biro Hukum TRC PPA Kaltim, Sudirman, mengaku hingga kini pihaknya belum mengetahui langkah konkret yang diambil sekolah terhadap terduga pelaku.
“Dari pihak sekolah sampai saat ini kami belum mengetahui tindakan apa yang diambil. Apakah dinonaktifkan sementara atau bagaimana, itu belum ada kepastian,” ujarnya.
Menurutnya, sikap tersebut sangat disayangkan, terlebih dugaan kasus serupa disebut telah terjadi berulang dalam kurun waktu yang cukup lama.
“Kalau kami melihatnya, tentu sangat disayangkan. Pihak sekolah terkesan tidak tegas dalam memberikan tindakan ataupun mencegah kejadian serupa,” tegasnya.
Sudirman mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima TRC PPA, dugaan tindakan asusila tersebut bukan kali pertama terjadi. Bahkan, kasus serupa diduga telah berlangsung sejak 2017 hingga saat ini.
“Ini kejadian berulang. Informasi yang kami terima, sudah terjadi sejak 2017 sampai sekarang,” ungkapnya.
Ia juga menyebut pihak sekolah sebenarnya telah mengetahui laporan dari orang tua korban sejak beberapa tahun lalu, namun tidak diikuti dengan langkah penanganan yang jelas.
“Artinya, pihak sekolah terkesan membiarkan, padahal sudah ada laporan dari orang tua korban,” tegasnya.
Di sisi lain, proses hukum terhadap terduga pelaku saat ini masih berjalan di kepolisian. Sudirman menyebut korban telah kembali dipanggil untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Korban sudah dua kali dipanggil untuk melengkapi BAP. Sementara pelaku juga sudah dipanggil dan prosesnya masih berjalan,” jelasnya.
TRC PPA Kaltim mencatat sedikitnya lima korban telah melapor secara langsung. Mayoritas dari mereka merupakan alumni sekolah tersebut.
“Yang sudah datang dan bertemu dengan kami ada lima korban, rata-rata sudah alumni,” jelasnya. (*)
Penulis: Muhammad Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id