Kaltim.akurasi.id, Tenggarong – Nasib naas menimpa seorang pria asal Balikpapan bernama Suryadi (45) pada Jumat malam (19/6/2026). Pria paruh baya itu mengalami kecelakaan saat mengendarai sebuah mobil di Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 15, Desa Loa Janan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Dalam kecelakaan tunggal itu, korban diketahui meninggal dunia di tempat. Tidak hanya itu, seorang pria bernama Taufik (25) yang menjadi penumpang mobil, turut menjadi korban dan mengalami luka-luka.
Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Abdillah Dalimunthe menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan pihaknya, mendapati jika kecelakaan tersebut adalah kecelakaan tunggal.
Korban yang mengendarai mobil truk Isuzu warna putih dengan nomor kepolisian KT 8603 YZ bergerak dari arah Balikpapan dan hendak menuju Samarinda dengan kecepatan sedang. Namun saat melintas di Kilometer 15, korban diduga mengantuk sehingga mobil yang ia kendarai berbelok ke arah kanan.
Mobil yang kehilangan kendali lantas menabrak pembatas jalan. Sialnya, akibat laju kendaraan yang tidak terkendali dan tidak sempat direm, membuat mobil membentur pembatas jalan dengan cukup keras hingga mengakibatkan mobil masuk jurang.
“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP, termasuk mengevakuasi korban ke RSUD IA Moeis,” tutur AKP Dalimunthe kepada media ini, Sabtu (20/6/2026).
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, ia menyebut, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah faktor kelalaian dari korban yang mengendarai mobil dalam keadaan mengantuk. Adapun kondisi jalanan di lokasi kejadian tergolong bagus dan tidak ada masalah.
“Untuk sopir mobil telah dinyatakan meninggal dunia, sementara salah seorang rekan korban yang turut berada di mobil itu hanya mengalami luka ringan. Pasca kejadian malam tadi, para korban sudah dilarikan ke RSUD IA Moeis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Ia mengimbau agar para pengendara ekstra waspada dan berhati-hati saat mengendarai mobil atau motor. Terlebih bila berkendara di malam hari. Karena kebanyakan kecelakaan di malam hari akibat pengendara tidak waspada atau mengantuk. (*)
Penulis: Dirhan
Editor: Redaksi Akurasi.id