Sehari Dua Kali Karhutla di Penajam, Api Berhasil Dipadamkan

Tim gabungan berhasil memadamkan dua kejadian kebakaran hutan dan lahan di Penajam. Dua peristiwa tersebut terjadi hanya berselang beberapa jam. Hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui.
Devi Nila Sari
1.8k Views

Kaltim.akurasi.id, Penajam – Dua kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Selasa (14/7/2026). Kebakaran berlangsung di depan Masjid Islamic Center, Kelurahan Nipah-Nipah dan di Jalan Telaga RT 16, Kelurahan Gunung Seteleng. Seluruh titik api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan laporan pertama diterima pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana (Pusdalops) BPBD sekitar pukul 13.00 WITA. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.55 WITA itu membakar lahan seluas sekitar 0,566 hektare di depan Masjid Islamic Center KM 9, Kelurahan Nipah-Nipah.

“Setelah laporan masuk ke Pusdalops BPBD, tim langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan penanganan,” kata Nurlaila dalam laporan resminya.

Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan. Pemadaman dilakukan secara manual serta menggunakan mobil tangki milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Brigade Karlabun Dinas Pertanian, BPBD, dan mobil water cannon Polres PPU. Api berhasil dipadamkan pada pukul 13.52 WITA.

Selang beberapa jam, BPBD kembali menerima laporan karhutla di Jalan Telaga RT 16, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, pada pukul 15.10 WITA. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.05 WITA dan menghanguskan lahan seluas sekitar 0,0167 hektare.

Pada lokasi kedua, proses pemadaman dilakukan menggunakan armada DPKP PPU, Brigade Karlabun Dinas Pertanian, dan BPBD PPU. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.37 WITA.

“Secara visual, kedua lokasi karhutla telah padam dan tidak ada potensi munculnya titik api baru. Seluruh personel telah kembali ke pos masing-masing,” ujar Nurlaila.

Penanganan dua kejadian karhutla tersebut melibatkan tim gabungan dari BPBD, DPKP, Brigade Karlabun Dinas Pertanian, Polres, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP PPU, Koramil Penajam, serta aparat Kelurahan Nipah-Nipah. Operasi pemadaman didukung sejumlah mobil pemadam, mobil tangki, kendaraan operasional, mesin jinjing, dan mobil water cannon.

Hingga saat ini, penyebab kedua kebakaran tersebut masih belum diketahui. BPBD PPU terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang kering berpotensi memicu meluasnya kebakaran. (*)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menu Vertikal
Menu Sederhana